Breaking News:

Corona di Lubuklinggau

Sembuh dari Corona, Wali Kota Lubuklinggau Ingin Masyarakat Percaya Virus Ini Ada dan Berbahaya

Wali kota yang biasa dipanggil Nanan ini dinyatakan sembuh setelah 45 hari menjalani perawatan di Rumah Sakit ST Carolus dan menjalani isolasi

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Wali Kota Lubuklinggau Prana Putra Sohe usai meresmikan barak isolasi di lapangan esk Kompi, Senin (18/5/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe kembali beraktivitas seperti biasa.

Wali kota yang biasa dipanggil Nanan ini dinyatakan sembuh setelah 45 hari menjalani perawatan di Rumah Sakit ST Carolus dan menjalani isolasi di Jakarta.

Usai menghadiri acara olahraga bersama di Polres Lubuklinggau Nanan membagikan kisahnya bagaimana terpapar Virus Corona.

Menurutnya, masyarakat Kota Lubuklinggau harus benar-benar percaya bahwa Virus Corona itu ada dan masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan.

"Masyarakat harus percaya siapa pun bisa kena jangan menganggap enteng siapa pun bisa kena, akibatnya bisa mati dan menimpa siapa pun," ungkapnya pada wartawan, Jumat (2/10/2020).

5 Pejabat Lubuklinggau Pernah Terpapar Covid-19, Kabag Humas Terkonfirmasi 2 Kali

Bahkan, ia mendapat informasi dari mantan Kajari Lubuklinggau ada beberapa temannya yang meninggal dunia akibat Virus Corona, artinya Virus Corona ini sangat berbahaya.

"Memang semuanya Allah yang ngatur tapi Allah mengatur saya cepat berangkat ke Jakarta ditangani dokter yang tepat, kemudian langsung disuntik berbagai macam obat," ujarnya.

Menurutnya, beruntung bila masyarakat yang terpapar Covid-19 mendapat fasilitas yang sama, namun, tidak semua masyarakat akan mendapatkan fasilitas yang sama di Lubuklinggau.

"Harapan kita kemarin karena ini bencana nasional harus pemerintah pusat, jadi kita harapkan pemerintah pusat memberikan instruksi yang sama dalam penanganan," ungkapnya.

Ia mencontohkan, seperti halnya pemerintah di tiga daerah ini harusnya dari menteri kesehatan (Menkes) menginstruksikan masing-masing wilayah punya rumah sehat dan tempat isolasi dan rumah sakit.

"Oke kalau sakit berat harus dibawa ke kota tidak apa-apa, karena status kita sebagai kota dan untuk daerah tetangga harus punya rumah isolasi."

"Jadi kalau dibiarkan jadi beradu di Linggau, jadi harapannya aku kemaren ingin Menkes memantau seluruh daerah dan minta daerah menyiapkan rumah isolasi, dan rumah sakitnya," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved