Breaking News:

UFC

Justin Gaethje Disarankan Gunakan Taktik Anak Kecik Kejar-kejaran Untuk Kalahkan Khabib Nurmagomedov

Justin Gaethje Disarankan Gunakan Taktik Anak Kecik Kejar-kejaran Untuk Kalahkan Khabib Nurmagomedov

Editor: Slamet Teguh
AFP/Douglas P. DeFelice
Tony Ferguson menerima pukulan di kepala dari Justin Gaethje pada laga main event di UFC 249, Minggu (10/5/2020) pagi WIB. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mantan juara kelas ringan UFC, Eddie Alvarez, memberikan pandangannya seputar duel perebutan gelar antara Khabib Nurmagomedov melawan Justin Gaethje.

Perjalanan panjang karier Justin Gaethje mencapai puncaknya pada bulan Oktober mendatang.

Membuka keran pertarungan di UFC dengan rekor satu kali menang berbanding dua kali hasil kalah, termasuk melawan Eddie Alvarez, tentu tidak banyak yang menyangka Justin Gaethje akan berada di posisi yang sekarang.

Keperkasaannya terbukti sangat mumpuni saat petarung berjulukan The Highlight ini mampu mengharubirukan Tony Ferguson pada Mei lalu.

Sebuah langkah besar yang akhirnya membuat ia diberi kesempatan menantang sang juara, Khabib Nurmagomedov.

Membedah kemungkinan jalannya duel UFC 254 itu, Eddie Alvarez nampaknya punya saran khusus untuk Gaethje.

Jika sebelumnya Gaethje sudah berikrar bakal membuat duel seperti 'kecelakaan mobil', Alvarez justru tidak setuju dengan hal itu.

Alvarez lebih menyarankan Gaethje untuk banyak bergerak dan mencari celah memukul Khabib layaknya anak kecil yang bermain kejar-kejaran.

"Saya tahu dia ingin menyakiti Khabib dan Anda juga menginginkan hal itu. Tetapi, itu seharusnya lebih seperti permainan kejar-kejaran jika untuk melawan Khabib," ungkap Alvarez dilansir Juara.net dari MMA Junkie.

"Memastikan Anda tetap dalam posisi lateral dan terus main kejar-kejaran dengannya, satu dua kali takedown di tengah dan bergerak kembali. Seperti itulah yang menurut saya perlu dilakukan jika melawan pria seperti Khabib daripada menghentikan dia melakukan takedown dan menghentikan dominasinya saat melakukan grappling," imbuhnya.

Saran tersebut muncul dari mulut mantan juara UFC dan Bellator ini setelah melihat Gaethje yang masih terbilang cupu dalam duel-duel bawah.

"Kita harus menduga duel ini bakal berlangsung di bawah," ungkap Alvarez.

"Saya mengerti jika Justin sepertinya tidak punya kemampuan jiu-jitsu yang bagus untuk meladeni pertarungan bawah yang bakal dibawa Khabib," imbuhnya.

Terlepas dari saran yang diberikan Alvarez, duel Khabib melawan Gaehje sepertinya memang bakal menjadi laga yang paling ditunggu pada tahun 2020.

Terlebih lagi mengingat duel ini yang bakal jadi penentu langkah Khabib selanjutnya dalam melanjutkan karier di UFC atau menyudahinya pada rekor 30-0.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved