Breaking News:

PT SBS Apresiasi Warga RT 07 Desa Keban Agung yang Beri Dukungan Warga Terpapar Covid 19

Kami sangat terharu, dimana keluarga dari karyawan kami Ringgo ini setiap hari dibantu oleh warga untuk memenuhi segala apa yang mereka perlukan

Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/IKA ANGGRAENI
SERAHKAN PENGHARGAAN - Penyerahan penghargaan oleh PT SBS kepada warga RT 07 Desa Keban agung yang telah mensuport salah satu karyawannya yang terpapar covid 19. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - PT Satria Bahana Sarana (SBS) yang merupakan cucu PT Bukit Asam Tbk (PTBA)  memberikan apresiasi kepada RT 07 Desa Keban Agung Kecamatan Lawang Kidul atas kepedulian RT tersebut kepada salah satu karyawan PT SBS yang terpapar Covid 19.

Penghargaan Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Keuangan PT SBS, Agus didampingi Direktur Utama PT SBS, FX Sigit Heri Basuki dan jajaran manajemen PT SBS kepada Ketua RT 07 Desa Keban Agung Sugandi, Rabu (22/9/2020).

Dikatakan Direktur Utama PT SBS apresiasi tersebut diberikan oleh pihaknya sebagai ucapan terima kasih kepada warga RT 07 yang mana sudah mendukung penuh salah satu karyawannya yang bernama Ringgo saat terpapar Covid 19 beberapa waktu yang lalu.

"Kami tidak menyangka ada warga di sekitar perusahaan yang seperti warga di RT 07 ini. Dukungan warga itu bisa menjadi salah satu obat untuk kesembuhan salah satu karyawan kami yang terpapar covid 19,karena seperti yang kita ketahui selama ini bahwa banyak lingkungan yang terkadang tidak bisa menerima jika ada salah satu warga lainnya yang terpapar covid 19, sehingga yang terpapar malah di kucilkan nah ini berbeda, yang terpapar malah disuport sehingga tidak menjadi beban fikiran yang sakit ,"katanya.

Untuk itu lanjutnya pihaknya menyampaikan penghargaan kepada RT 07 dan berharap hal ini dapat menjadi motivasi RT-RT dan desa-desa lainnya untuk memberikan dukungan dan suport kepada pasien yang terpapar covid 19.

"Kami sangat terharu, dimana keluarga dari karyawan kami Ringgo ini setiap hari dibantu oleh warga untuk memenuhi segala apa yang mereka perlukan, diantari makanan oleh warga yang digantungkan di pagar rumah, dan perbuatan ini sangat mulia,"katanya.

Dikatakan Sigit, sejauh ini PT SBS sudah zero kasus covid 19 dan mudah-mudahan kedepanpun akan demikian.

"Sejauh ini setelah 23 orang karyawan kita yang terpapar Covid 19, kita dari perusahaan langsung mengambil langka cepat salah satunya dengan melakukan WFH dan melakukan penanganan cepat bagi yang terpapar dan saat ini. Puji syukur kasus covid 19 di lingkungan PT SBS Zero, namun hal ini tidak membuat kita berpuas diri dulu karena pandemi ini belum berakhir dan untuk itu kita akan melakukan berbagai upaya pencegahan agar covid 19 ini tidak masuk lagi dilingkungan kita terutama dalam penerapan protokol kesehatan,pemberian vitamin kepada karyawan dan upaya lainnya,"katanya.

Di lain pihak, Ketua RT 07 Desa Keban Agung Sugandi menyampaikan saat pertama kali mengetahui ada warganya yang terpapar Covid 19, mereka langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa dan beberapa warga lainnya.

"Kita di RT itu ada group WA, pertama kali tahu Pak Ringgo terpapar. Kita berkoordinasi dulu dengan pemerintah setempat saat keluarganya mengatakan ingin melakukan isolasi mandiri. Sementara Pak Ringgo wajib mengikuti isolasi dari perusahaan, kalau tidak menyalahi aturan ya kita bolehkan dan setelah boleh kita bermusyawarah dengan warga untuk bisa membantu keluarganya yang isolasi mandiri," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved