Breaking News:

Berita Palembang

Stok Darah Naik Turun Selama Pandemi, PMI Kota Palembang Andalkan Donor Pengganti untuk Stok

Permintaan dari rumah sakit, ia mengaku tetap dipenuhi dengan batas kemampuan dari ketersediaan stok yang ada di PMI.

TRIBUNSUMSEL.COM/SRI HIDAYATUN
Kondisi kantor PMI Kota Palembang saat melayani masyarakat untuk melakukan donor darah, Rabu (16/9/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang saat ini mengandalkan donor darah pengganti untuk mengatasi kebutuhan darah selama pandemi Covid-19 ini.

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Palembang, dr Silvi Dwi Putri mengatakan, untuk saat ini stok darah di PMI masih naik turun, kadang bisa mencukupi kadang juga tidak.

"Permintaan darah kita saat ini cukup banyak namun untuk stok darah kita masih naik turun," jelasnya, Rabu (16/9/2020).

Ia mengatakan selama pandemi tetap mengandalkan donor sukarela untuk stok.

Kakek-kakek di Musi Rawas Perkosa Bocah Perempuan Selama 4 Tahun, Seminggu Sekali Lakukan Aksi Bejat

Namun untuk permintaan darah yang tidak terpenuhi dibantu oleh donor pengganti dari keluarga pasien.

"Pemasukan darah sebelum pandemi berkisar kurang lebih 4000 kantong dengan donor sukarela 70 persen dan 30 persen donor pengganti. Namun sejak pandemi, kebalikannya yakni 70 persen dari donor pengganti dan 30 persen dari donor sukarela," tegas dia.

dr Silvi mengatakan, sedangkan untuk kebutuhan per hari yakni di kisaran kurang lebih 100 kantong.

Seorang Ayah di Palembang Menangis Kehilangan Anak Gadisnya, Terakhir Dijemput OTD Naik Mobil

Permintaan dari rumah sakit, ia mengaku tetap dipenuhi dengan batas kemampuan dari ketersediaan stok yang ada di PMI.

"Jika kita ada stok, pasti kita bantu. Tapi bila tida ada stok dibantu oleh donor pengganti keluarga," ungkap dia.

Katanya, saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi, kirim surat ke instansi-instansi baik pemerintah maupun swasta.

"Alhamdulillah kita terbantu dari pemerintah kota palembang, dari polda, tni, dan masih banyak lagi.  Untuk sekarang sudah mulai ada untuk donor dari instansi-instansi atau lembaga tapi masih belum banyak," tuturnya.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved