Breaking News:

Dokter Puskesmas di Lempuing Jaya Ini Raih Nilai 741 Tertinggi Tes SKB CPNS, Ini Kisah Perjuangannya

Kemarin seluruh peserta telah mengetahui hasil SKB atas nama masing-masing yang diumumkan melalui website resmi Kominfo Kabupaten OKI.

TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Dokter Dewi Zartika, peraih nilai tertinggi pada tes SKB CPNS di OKI. 

TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG - Sebanyak 154 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 asal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), telah mengikuti tes SKB di Gedung Golden Sriwijaya Palembang (4/9/2020) yang lalu.

Kabupaten OKI membuka formasi CPNS sebanyak 56 orang, yang terdiri dari tenaga kesehatan 17 orang dan dan 39 orang tenaga administrasi.

Kepala Bagian Kepegawaian, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) OKI Imron Suhedi SSos menjelaskan seluruh peserta telah mengikuti tes SKB dan berjalan lancar.

"Kemarin seluruh peserta telah mengetahui hasil SKB atas nama masing-masing yang diumumkan melalui website resmi Kominfo Kabupaten OKI," jelasnya melalui sambungan telepon, Rabu (16/9/2020) sore.

Dikatakan lebih lanjut, akan tetapi hasil tersebut belum keputusan akhir karena masih dilakukan rekapitulasi hasil SKD ditambah nilai SKB. Barulah nantinya diketahui siapa yang berhak lulus.

"Nantinya BKN Pusat yang akan menginformasikan kelulusan mereka, karena saat ini masih menggabungkan hasil akhir yang diambil dari 40 persen nilai SKD dan 60 persen nilai SKB. Maka akan didapatkan hasil, siapa saja yang berhak menjadi CPNS 2019 di Kabupaten OKI," ungkap Imron.

Sementara itu, Dokter Dewi Zartika merasa senang setelah mendapatkan nilai tertinggi di formasi CPNS untuk tenaga kesehatan.

"Iya, Alhamdulillah nilai SKD saya kemarin yaitu 341 dan nilai SKB sebesar 400. Jadi kalau digabungkan keseluruhan yakni 741 dan berhasil mendapatkan posisi pertama di formasi Dokter Umum,"

"Karena saya memilih lokasi tugas di Puskesmas Desa Rantau Durian, Kecamatan Lempuing Jaya. Dari 2 peserta lainnya nilai yang saya dapatkan jauh di atas mereka," ujar Dewi yang juga sebagai Dokter di RSUD Kayuagung.

Diterangkannya, pencapaian tersebut tidak lah mudah, mengingat pendaftaran CPNS kali ini merupakan ketiga kalinya ia mencoba. Namun, berbekal pengalaman yang ada membuatnya selalu termotivasi untuk mendapatkan nilai tertinggi.

"Berbekal dari pengalaman tahun sebelumnya, persiapan sudah matang karena soal - soal yang tahun kemarin saya pelajari ulang lagi. Sesuai kisi - kisi dari Kemenpan RB,"

"Selain itu sejak sebulan terkahir saya selalu mengikuti Tryout Online, dan Alhamdulillah ketika SKB banyak soal yang diberikan hampir sama persis dengan yang ada di ujian kemarin," kata wanita asal Kelurahan Tanjung Rancing, Kota Kayuagung.

Selanjutnya, Dewi berpesan kepada rekan-rekan seperjuangannya yang belum berhasil atau mendapat nilai dengan hasil yang tinggi karena semua kembali pada bagaimana kita berproses mencapai mimpi tersebut.

"Bagi teman-teman yang belum lulus jangan patah semangat, dan teruslah mencoba selagi masih ada kesempatan. Karena tidak ada usaha yang menghianati hasil. Dengan berusaha insyaallah segala keinginan akan tercapai," tambahnya.

Penulis: Winando Davinchi
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved