Breaking News:

Alasan Memakamkan Kucing Anggora, Warga Tak Curiga, Ternyata Pinjam Cangkul untuk Kubur Anaknya

Diketahui sebelumnya pasangan suami berinisial IS (27) dan istrinya LH (26) menjadi tersangka penganiayaan yang mengakibatkan putrinya tewas.

ISTIMEWA VIA KOMPAS
Kepolisian dan warga Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten melakukan pengangkatan jenazah yang diduga korban pembunuhan, Sabtu (12/9/2020).(Istimewa) 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mengungkapkan fakta pembunuhan seorang anak kelas 1 SD berusia 8 tahun yang ditemukan jenazahnya di Lebak, Banten, Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi Priadinata. 

Dalam tayangan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV, Selasa (15/9/2020), hal itu terungkap.

Diketahui sebelumnya pasangan suami berinisial IS (27) dan istrinya LH (26) menjadi tersangka penganiayaan yang mengakibatkan putrinya tewas.

tribunnews
Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi Priadinata menerangkan kasus seorang ibu berinisial LH menganiaya anaknya karena tidak paham belajar online, dalam Sapa Indonesia Malam, Selasa (15/9/2020). (Capture YouTube Kompas TV)

Menurut Edy, motif penganiayaan tersebut adalah karena sang anak tidak kunjung paham saat belajar secara daring (online).

Setelah tewas, pasangan itu membawa jenazah putrinya ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gunung Keneng, Lebak, Banten.

"Pada saat itu anak dan istri itu berada di sepeda motor di depan TPU, menunggu pada tanggal 26 Agustus 17.00 WIB tersebut," jelas Edy Sumardi.

"Sehingga diduga itu tempatnya sepi dan jauh dari pemukiman," tambah dia.

Ia menuturkan jarak antara rumah dengan lokasi pemakaman itu kurang lebih tiga jam.

Sesampainya di TPU, IS meminjam cangkul pada warga yang tinggal 300 meter dari TPU untuk menguburkan anaknya.

"Jadi memang sambil berjalan, sambil mencari tempat yang diduga aman, dapatlah TPU yang kecamatannya jauh tersebut. Sehingga dari TPU ke tempat dia pinjam cangkul itu jaraknya 300 meter baru dia ketemu rumah," kata Edy.

Halaman
1234
Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved