Breaking News:

Tak Terima Pernah Diejek Bujang Tua, Pria 60 Tahun di Lubulinggau Tusuk Saudara Hingga Meninggal

Mereka masih ada hubungan keluarga, hasil keterangan saksi pelaku nekat membunuh korban diduga dendam lama karena sebelum kasus penusukan ini terjadi,

TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Ujang seorang bujang tua berusia 60 tahun di Kota Lubuklinggau dihadirkan saat kasusnya dirilis Polres Lubuklinggau, Selasa (16/9/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Ujang seorang bujang tua berusia 60 tahun di Kota Lubuklinggau nekat menusuk pinggang Syahri (62) saudaranya sendiri hingga meninggal dunia.

Warga RT. 03 Kelurahan Lubuk Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau ini menusuk Syahri karena dipicu rasa dendam pernah dipukul dan diejek.

Aksi penusukan kakek tuna rungu dan tuna wicara ini dilakukannya di depan Toko Kosmetik Sherly Pasar Inpres Kota Lubuklinggau, Sabtu (12/9) lalu sekira pukul 07.00 WIB.

Saat ini Ujang sudah diamankan di Polres Lubuklinggau setelah diamankan Tim Macan Polres Lubuklinggau di Desa Tanjung Sanai, Kecamatan Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Senin (14/9) malam.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa melalui Kasatreskrim, AKP Alex Andriyan menyampaikan, motif Ujang menusuk Syahri karena dipicu rasa dendam karena pernah dipukul oleh korban.

"Karena kesal itulah akhirnya pelaku menusuk pinggang kanan korban, korban pun sempat menjalani perawatan di RS Sobirin dan meninggal dunia Senin (14/9/2020) kemarin," ungkapnya.

Alex menjelaskan, menurut keterangan saksi, pelaku selama ini bekerja sebagai juru parkir di Jl Yos Sudarso depan rumah sakit dr Sobirin sedangkan korban berjualan rokok di Pasar Inpres.

"Mereka masih ada hubungan keluarga, hasil keterangan saksi pelaku nekat membunuh korban diduga dendam lama karena sebelum kasus penusukan ini terjadi, korban pernah memukul tersangka," paparnya.

Menurut keterangan keluarganya selama ini pelaku memang kerap menyimpan pisau. Namun selama ini pisau yang dibawanya selalu diamankan dan dibuang pihak keluarganya.

"Saat menusuk itu pelaku ini melakukannya tujah maling dari belakang (menusuk dari belakang) sehabis itu langsung melarikan diri dan korban dirawat di RS Sobirin," ungkapnya.

Kemudian untuk status pelaku dikenakan pasal 351 KUHP terkait penganiayaan dan 338 KUHP terkait pembunuhan dengan ancaman hukumannya 10 tahun penjara.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved