Berita Muara Enim

PTBA Bangun Bronjong Desa Muara Emil Agung Kecamatan Tanjung Agung Muara Enim

Total bantuan sebesar Rp 386,59 juta ini diberikan secara bertahap, mulai dari tahap 1 sampai dengan tahap 3

Penulis: Ika Anggraeni | Editor: Wawan Perdana
Istimewa
PTBA melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan bantuan pembangunan bronjong pinggir jalan lingkar aliran sungai Enim di Desa Muara Emil, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Sumsel. 

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM-Sebagai wujud tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar perusahaan, PTBA melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan bantuan pembangunan bronjong pinggir jalan lingkar aliran sungai Enim di Desa Muara Emil, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Sumsel.

Total bantuan sebesar Rp 386,59 juta ini diberikan secara bertahap, mulai dari tahap 1 sampai dengan tahap 3.

Tahap pertama telah diserahkan langsung oleh Senior Manager CSR PTBA, Zulfikar Azhar kepada Ketua Panitia Pembangunan Bronjong, Alkomar sebesar 40 persen atau senilai Rp154.639.000 di kantor CSR PTBA.

Saat berita ini diturunkan, tahap pertama proyek ini telah selesai dilaksanakan dengan swadaya dan padat karya.

Sedikitnya 35 warga sekitar terlibat langsung dalam pembangunan bronjong aliran sungai Enim ini.

Kepala Desa Tanjung Agung, Ude Indayadi, menjelaskan, sebelum adanya bantuan bronjong ini, warga sangat cemas dengan kondisi jalan lingkar penghubung 5 desa Tanjung Agung yang sudah terkikis air dan longsor.

"Akses jalan penghubung ini sangatlah penting untuk menunjang kegiatan dan aktivitas warga sekitar. Jalan lingkar ini dulunya longsor."

"Terlebih jika curah hujan tinggi. Kami sangat mengkhawatirkan bahaya yang setiap saat dapat mengancam jiwa warga sekitar,"katanya.

Selain itu, lanjutnya terputusnya akses jalan penghubung lima desa yang berada di seberang sungai menjadi masalah besar bagi perekonomian dan hajat hidup masyarakat.

"Alhamdulillah berkat bantuan PTBA, kekhawatiran warga Tanjung Agung ini menjadi hilang,” katanya lagi.

Dikatakannya pula bahwa fungsi pembangunan bronjong ini selain menahan abrasi, tempat ini juga dijadikan warga setempat sebagai tempat pemandian umum dan tempat bersantai dengan pemandangan tepian sungai yang indah.

"Semoga bantuan ini bisa berkelanjutan sampai tahap akhir,"harapnya.

Alkomar, selaku ketua panitia pelaksanaan pembangunan menjelaskan saat ini pembangunan Bronjong tahap 1 telah rampung, Panjang konstruksi 70 meter, sedangkan tingginya mencapai 3 meter dengan volume Bronjong sebesar 140 meter kubik.

"Alhamdulillah kami sangat bersyukur pembangunan tahap 1 sudah telah selesai. Saat ini kami masih menunggu bantuan tahap 2 yang rencananya akan diberikan oleh CSR PTBA sebesar 50 %. Terakhir tahap 3 sebesar 10 % lagi,"katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved