Breaking News:

PON Papua 2021

Belum Jelas, Peserta Rakernas desak 10 Cabor Dipertandingkan di PON Papua 2021, ini Daftarnya

Belum Jelas, Peserta Rakernas desak 10 Cabor Dipertandingkan di PON Papua 2021, ini Daftarnya

Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: Slamet Teguh
Humas KONI Sumsel
Rakernas KONI Secara Virtual 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - KONI Provinsi Sumsel dan hampir seluruh KONI provinsi lainnya, serta sejumlah Cabang Olahraga (Cabor) peserta rapat kerja nasional (Rakernas) KONI, Kamis (27/8) mendesak KONI pusat dan PB PON, untuk tetap menggelar 10 cabor yang hingga kini belum dipastikan akan dipertandingkan di PON Papua 2021.

Terlebih dengan ditundanya PON selama satu tahun, sehingga tak ada alasan lagi bagi tuan rumah untuk tidak mempertandingkan 10 Cabor yang dimaksud.

Dengan diundurnya PON Papua pada tahun 2021 mendatang, panita sudah punya cukup waktu untuk menyiapkan venue ke-10 olahraga tersebut.

Bahkan, pada kesempatan pleno paripurna yang digelar Rabu, (26/8/20) lalu, Provinsi Papua Barat menyatakan siap menjadi lokasi pertandingan 10 Cabor tersebut.

“Ini juga agar tak ada kesan diskriminasi,” ujar peserta Rakernas dari Cabor ISSI.

Menurut catatan Humas KONI Sumsel, ke-10 cabor dimaksud, Balap Sepeda, Ski Air, Bridge, Kriket, Dansa, Gateball, Petangue, Sopt Tenis, Tenis Meja, dan Woodball.

Desakan ini juga pernah dilontarkan Ketum KONI Sumsel, Hendri Zainudin pada rapat rutin pengurus KONI pusat dengan KONI daerah tiga bulan lalu.

“Kami minta agar dipastikan dipertandingkannya ke-10 cabor, karena cukup waktu untuk persiapan venue,” kata Hendri.

Sementara Waketum KONI Sumsel, A Yani, mengatakan di antara 10 cabor tersebut, ada yang menjadi andalan Sumsel untuk dapat mendulang medali emas, seperti di balap sepeda dan Ski Air.

Pada Rakernas yang berlangsung secara virtual tersebut, KONI Sumsel dihadiri oleh Waketum I Ahmad Yani, Sekum Suparman Roman, Kabid Organisasi Wastu, dan Kabid Humas dan Media Rustam Imron, serta sejumlah pengurus lainnya.

Sementara dari pihak Papua, menyatakan memaklumi desakan para peserta Mukernas. Namun dia memohon agar tetap memperhatikan dan mempertimbangkan surat Gubernur Papua yang sudah dilayangkan ke KONI pusat.

Menanggapi desakan peserta Rakernas itu, Ketum KONI pusat, Marciano, mengatakan akan mempertimbangkan dan membahas usulan peserta tersebut, termasuk dengan Menpora, PB PON, dan tuan rumah.

Pada kesempatan itu juga Ketum KONI pusat, Marciano mengharapkan agar KONI daerah dan Cabor tetap menyiapkan atletnya dengan baik, dengan program yang sudah direncanakan, sehingga saat PON Oktober 2021 nanti atlet dalam kondisi terbaik.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved