Breaking News:

Wisata dan Kuliner

Kabupaten Banyuasin Punya 30 Desa Wisata, Potensinya Mulai dari Wisata Alam Hingga Kuliner

Pemerintah Kabupaten Banyuasin mendata saat ini ada 30 desa memiliki daya tarik sehingga berpotensi menjadi desa wisata

ISTIMEWA
Foto Ilustrasi : Seekor gajah yang diselamatkan satgas karhutla Banyuasin setelah sempat terjebak karhutla. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN-Pemerintah Kabupaten Banyuasin mendata saat ini ada 30 desa memiliki daya tarik sehingga berpotensi menjadi desa wisata.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Banyuasin, Merki Bakri, Selasa (25/8/2020) menyebutkan, potensi wisata menyebar di beberapa kecamatan di Banyuasin.

Sementara dari 21 kecamatan yang menonjol potensi wisatanya baru ada 13 kecamatan dengan 30 desanya.

Diuraikan Merki, untuk Kecamatan Banyuasin II ada 5 desa yang akan dikembangkan menjadi desa wisata yaitu, Desa Marga Sungsang, Sungsang I, Sungsang Ii, Sungsang III dan Sungsang IV.

"Daya tarik yang dilihat dari desa-desa tersebut diantaranya ada makanan khas, spot sunset, spot foto, wisata hewan, kampung nelayan dan Taman Nasional Sembilang," kata Merki.

Wisata di Kecamatan Sembawa, ada Desa Lalang Sembawa dengan daya tariknya, spot sunset, edukasi peternakan unggas, sapi dan kambing dan beberapa jajanan khas.

Begitu juga Kecamatan Sumber Marga Telang, ada Desa Sumber Mulya dengan daya tariknya jajanan pasar, kebun bunga, kebun buah, objek swafoto.

Tiket Masuk dan Cara Menuju Green Paradise Pagaralam, Masuk 10 Destinasi Wisata Top di Sumsel

Sementara di Kecamatan Muara Padang, ada Desa Air Gading diantaranya Objek Wisata, Pusat Pelatihan Gajah, Edukasi Kopi.

Kemudian di Kecamatan Banyuasin III, ada tugu Front Lankan, Alun-Alun Kota Pangkalan Balai, Tugu Hutan Larangan, Rumah Adat Pangkalan Balai, Tugu Adipura, Boom Berlian dan Masjid Al Amir.

Beralih ke Kecamatan Muara Telang, ada Negeri Cindo Upang, Kecamatan Rambutan ada Kerbau Rawa (Buffalo), di Kecamatan Sembawa ada Danau Alkautsar, Danau Balong.

Kemudian di Kecamatan Talang Kelapa ada Rumah Lele Athallah, Gasing dan Danau Tanah Mas.

Di Kecamatan Tungkai Ilir ada Embung Kali di Desa Teluk Tanggulang dan ada 10 Kecamatan lain yang memiliki potensi pariwisata seperti wisata budaya, wisata religi dan wisata buatan lainnya.

"Selama ini ada tempat tapi belum diresmikan jadi dilakukan upaya Percepatan dan pendataan tempat wisata yaitu Desa Wisata, Destinasi Wisata dan Potensi Wisata," ungkap Merki.

Dari jumlah dan nama - nama desa berpotensi wisata agar membuat semangat dari kalangan usaha untuk mengembangkan produk asal desa sebagai buah tangan, oleh - oleh para pengunjung wisata.

"Kita lakukan dengan cara membangkitkan wisata agar perekonomian masyarakat dengan sendirinya akan berkembang maju tanpa disadari," tutur Merki. (SP/ Mat Bodok)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved