Berita Palembang
Rendi Trauma, Dikejar Sambil Diacungkan Pedang Disela-sela Cari Kostan di Jakabaring
Kejadian tersebut terjadi di Jalan Gub. H A. Bastari, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang, Sabtu (22/8/2020).
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Apes yang dialami Rendi Afriansyah (20).
Niat ingin mencari kostan bersama teman-temannya, ia malah menjadi korban penganiayaan dan diancam menggunakan pedang.
Akibatnya, korban mengalami sakit di bagian kepala sebelah kanan dan telinga sebelah kanan.
Kejadian tersebut terjadi di Jalan Gub. H A. Bastari, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang, Sabtu (22/8/2020).
Korban bercerita saat itu ia bersama dengan teman-temannya di tempat ia bekerja sedang mencari kostan di kawasan tersebut.
• Istri di Palembang Gerebek Suami dengan Wanita Lain di Hotel, Selingkuhan Sembunyi di Balik Gorden
"Pada saat itu kami menyuruh teman kami yang bernama Rengga untuk keluar sebentar membeli rokok, tiba-tiba pelaku mengegas-ngegas motornya sambil melihat ke arah teman saya tadi," ujarnya Sabtu (22/8/2020).
Kemudian teman korban bertanya kepada pelaku kenapa mengegas motornya.
Setelah itu pelaku langsung pergi.
• Kabar Gembira, Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600 Ribu untuk Karyawan Swasta Cair pada 25 Agustus
"Tiba-tiba pelaku kembali dengan membawa pedang, dan menanyakan ke mana teman saya yang bernama Rengga tadi, kemudian saya mengatakan tidak tahu saat itu pelaku langsung melemparkan senter yang ia bawa ke muka saya," katanya.
Bukan hanya itu pelaku juga mengejar korban dengan mengacungkan pedang yang dibawanya.
"Saat itu saya bersama dengan teman saya berlari ketakutan meninggalkan pelaku," ungkapnya.
Korban mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk membuat laporan polisi.
"Sampai dengan saat ini saya trauma akibat kejadian tersebut, dan saya berharap pelaku tertangkap dan dapat bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnnya," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/rendi-trauma.jpg)