Breaking News:

Sejarah Pendopo Talang Akar PALI, Pernah Berdiri RS Terbesar di Asia Tenggara, Kini Tinggal Cerita

Bahkan dari sepengetahuan warga setempat, RS tersebut diklaim jadi yang terbesar di Asia Tenggara sebelum zaman kemerdekaan Republik Indonesia.

Editor: Weni Wahyuny
SRIPOKU.COM/REIGAN
Monumen atau tugu yang berada di Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI sekian dari bangunan bersejarah tinggal cerita. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Desa Talang Akar merupakan nama desa yang terletak di Kecamatan Talang Ubi , Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan.

Kawasan ini pada jaman dahulunya memiliki cerita panjang nan bersejarah.

Di mana, kawasan yang dikenal dengan Pendopo Talang Akar ini terletak sekira 40 Km dari Talang Ubi, pusat Ibukota PALI.

Kawasan tersebut merupakan perbatasan dengan wilayah Sungai Dua, Kabupaten Musi Banyuasin.

Kawasan Desa Talang Akar sendiri memiliki wilayah yang kaya akan sumber minyak mentah, sehingga pada zaman eks PT Stanvac Indonesia yang kini menjadi PT Pertamina ini bermarkas di wilayah tersebut.

Selain kaya akan minyak mentah, kawasan Talang Akar juga memiliki Rumah Sakit.

Bahkan dari sepengetahuan warga setempat, RS tersebut diklaim jadi yang terbesar di Asia Tenggara sebelum zaman kemerdekaan Republik Indonesia.

Namun seiring perkembangan zaman, apalagi pada momen Kemerdekaan Indonesia yang ke-75, sangat disayangkan, RS bersejarah di Talang Akar ini tinggal kenangan semata.

Bahkan, puing-puing bekas peninggalan bangunan RS terbesar pun tidak ada satupun nampak terlihat di era modern sekarang.

Monumen atau tugu yang berada di Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI sekian dari bangunan bersejarah tinggal cerita.
Monumen atau tugu yang berada di Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI sekian dari bangunan bersejarah tinggal cerita. (SRIPOKU.COM/REIGAN)

 Kepala desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi, Sunarto menceritakan, bahwa sejak ia dilahirkan Tahun 1967 lalu, kawasan RS yang katanya terbesar di Asia Tenggara ini sudah tinggal cerita.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved