Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Direktur Perludem Sedih, Pilkada di 30 Daerah Termasuk OKU Selatan Berpotensi Calon Tunggal

Terdapat sekitar tiga puluhan daerah penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 yang berpotensi memunculkan bakal calon tunggal

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Welly Triono
Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini 

"Beratnya persyaratan pencalonan menjadi salah satu pemicu kehadiran calon tunggal. Ketentuan syarat dukungan kursi DPRD 20 persen atau 25 persen pemilu DPRD. Berat dan mahalnya syarat untuk menjadi calon perseorangan," tandasnya.

Sementara, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel Kelly Mariana mengatakan, KPU RI resmi menjadwalkan pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember 2020.

Kampanye dilakukan pada 26 September hingga 5 Desember dengan jumlah peserta terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan saat pandemi virus Corona (COVID-19).

Penyelenggaraan dimulai dengan pengumuman pendaftaran pasangan calon (paslon) yang akan dilaksanakan pada 28 Agustus hingga 3 September 2020. Pendaftaran paslon akan dibuka pada 4-6 September. Verifikasi persyaratan pencalonan dan syarat calon akan berlangsung dari 4 hingga 22 September.

Penetapan paslon dilakukan pada 23 September dan pengundian nomor urut pada 24 September. Bagi pihak yang berkeberatan, KPU memberikan waktu untuk mengajukan permohonan dan menyelesaikan sengketa pada 23 September hingga 9 November.

Sekedar informasi, di Sumsel terdapat 7 Kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada serentak 2020. Yaitu, Musi Rawas (Mura), Musi Rawas Utara (Muratara), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kemudian, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan dan OKU Timur.

Sejauh ini, potensi bakal terjadi balon tunggal melawan kotak kosong terdapat di Kabupaten OKU Selatan.

Dimana bapaslon petahana saat ini, Popo Ali- Shoelihen Abuasir hampir dipastikan dapat dukungan parpol yang ada.

Sementara di OKU, PALI dan Mura. Meski ada peluang bapaslon tunggal namun kemungkinan itu bisa tidak terjadi, karena sudah ada nama- nama kandidat yang sudah siap maju melawan petahana yang ada, dan masih menunggu dukungan resmi dari parpol.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved