Piala Dunia U20 2021

Daftar Perbaikan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sebagai Venue Piala Dunia U-20 2021

Daftar Perbaikan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sebagai Venue Piala Dunia U-20 2021

Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com
Direktur Marketing PT Jakabaring Sport City Bambang Supriyanto 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Berbagai persiapan dan pembenahan mulai dilakukan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Hal ini dilakukan guna mempersiapkan diri menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Marketing PT Jakabaring Sport City (JSC), Bambang Supriyanto.

Dikatakannya, saat ini Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring ditutup untuk umum dan sedang dalam tahap perbaikan kualitas rumput lapangan.

"Sekarang Stadion Gelora Jakabaring sedang kita tutup ya baik untuk kegiatan olahraga maupun kegiatan umum lainnya karena kita sedang ada persiapan untuk memperbaiki rumput stadion," ujar Bambang Supriyanto.

Dirinya melanjutkan, stadion yang dibangun usebagai venue pelaksanaan Pekan Oalhraga Nasional (PON) tahun 2004 silam itu telah mrmenuhi standar parameter FIFA.

Namun masih terdapat tiga perbaikan yang harus dilakukan pihak Jakabaring Sport City berdasarkan rekomedasi dari PSSI, yakni penomoran bangku di tiap tribun penonton.

"Sesuai dari kunjungan ketua umum PSSI dan tim tim teknis PSSI di awal bulan Juni, ada beberapa rekomendasi yang harus dilakukan perbaikan dan renovasi diantaranya itu terkait tentang tempat duduk. Kita ini sebenarnya sudah memenuhi standar dari parameter FIFA cuma kita masih belum ada penomoran, numbering of seat ya, ini yang akan kita lakukan," jelasnya.

Perbaikan kedua, pihaknya akan memberikan tanda di tiap gerbang masuk (Sign Gate) yang bertujuan untuk mengelompokkan di tiap bagian tribun dan juga membentuk alur pengunjing agar lebih teratur.

"Yang kedua kita akan mengasih sign gate ini tujuannya untuk mengelompokan dan juga untuk alur jadi pengelompokan ini di wilayah tribun barat bawah, barat atas, timur selatan dan utara dan akan kita beri sign gate yang semudah mungkin untuk pengunjung," ujarnya pada Rabu (22/7) siang.

Selain itu, perbaikan ketiga yang menjadi konsentrasi dan harus dilakukan pihaknya adalah persoalan lampu penerangan stadion.

Meski lampu stadion yang menjadi veue Asian Games tahun 2018 lalu telah memenuhu standar dengan memiliki kekuatan 2.500 lux, namun perlu pengaturan titik penempatan lampu penerangan stadion yang akan digunakan pada saat pertandingan nantinya.

Direktur Marketing Jakabaring Sport City itu menambahkan, pihaknya juga siap jika FIFA selaku federasi sepakbola internasional menghendaki penambahan kekuatan lampu yang lebih dari 2.500 lux.

"Yang ketiga juga termasuk float light, yaitu titik penempatan lampu termasuk juga low mix dari lampu stadion itu sendiri. Kalau lampu penerangan stadion kita udah sesuai dengan standar karena kita sudah mencapai 2500 lux dan sebagian sudah LED, sebagian lagi akan kita tingkatkan untuk jadi LED. Tapi kalau FIFA menghendaki lebih dari 2.500 lux akan mematuhi kita akan tambahkan dan juga," ungkapnya.

Sebelumnya, stadion yang juga menjadi markas bagi tim Sriwijaya FC itu terpilih venue pelaksanaan pertandingan Piala Dunia U-20 bersama dengan 5 stadion lainnya, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion I Wayan Dipta, Stadion Gelora Bung Tomo serta Stadion Manahan Solo.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved