Miliki Rumah Semakin Mudah dengan Promo Bunga Rendah BNI Griya, Berlaku Sampai 17 Agustus

Calon konsumen bisa memilih langsung rumah yang diinginkan karena expo ini sama persis dengan expo konvensional yang dilakukan di booth.

Penulis: Hartati | Editor: Weni Wahyuny
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Beli Rumah 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bank Negara Indonesia (BNI) menawarkan kemudahan bagi milenial untuk memiliki rumah impian dengan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) murah BNi Griya yang menawarkan bunga rendah 4,74 persen atau di bawah bunga normal yang berlaku saat ini.

Pemimpin Wilayah BNI Palembang, Dodi Widjajanto mengatakan promo bunga KPR rendah ini berlaku efektif dua tahun pertama.

"Promo ini diberikan BNI dalam rangka HUT ke 74 tahun sekaligus memberikan stimulus bagi masyarakat yang akan memiliki rumah di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih," ujar Dodi, Selasa (21/7/2020).

Untuk mendapatkan promo bunga murah BNI Griya ini caranya mudah, cukup cek langsung lokasi rumah yang akan dipilih di www.bnigriyaexpo.com yang dilakukan secara online 17 Juli hingga 17 Agustus.

Calon konsumen bisa memilih langsung rumah yang diinginkan karena expo ini sama persis dengan expo konvensional yang dilakukan di booth.

Konsumen yang datang bisa langsung melihat satu persatu booth pameran dan pengembangan yang menawarkan rumah.

Ada juga simulasi rumah yang dibangun secara nyata sehingga terlihat jelas bagian rumah dari luar hingga dalam rumah karena ditampilkan secara virtual reality Desian.

Dodi mengatakan ada lima pengembang yang bekerjasama dengan BNI mempromosikan rumah komersil ini sehingga calon konsumen akan mendapatkan bunga KPR murah yang ditawarkan tersebut.

Jika konsumen tertarik dengan rumah yang ditawarkan pengembang lainnya juga bisa tetap mengajukan KPR di BNI dengan bunga KPR yang disesuaikan.

"Bunga KPR normalnya 7-8 persen tapi bagi bagi konsumen yang akan membeli rumah yang dibangun oleh developer yang tidak bekerjasama dengan BNI tetap akan kita berikan keringanan bunga yakni 6,75 persen efektif," terang Dodi.

Bni menargetkan tahun ini bisa menyalurkan pembiayaan rumah baik FLPP maupun komersil senilai Rp 1,024 triliun (satu triliun 24 miliar) atau naik Rp 76 miliar dari realisaai tahun lalu Rp 948 miliar.

Sayangnya target itu sulit dicapai karena kondisi ekonomi tahun ini berubah drastis karena dampak Covid sehingga membuat arah kebijakan dan target BNI juga akan direvisi agar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Hingga saat ini BNI outstanding pembiayaan kpr BNI griya mencapai Rp 967 miliar.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved