Breaking News:

Brigjen Prasetijo Utomo Diduga Bantu Djoko Tjandra Kabur dengan Beri Surat Sakti, Punya Harta 3 M

Kapolri Jenderal Idham Aziz mencopot Brigjen Pol Prasetijo Utomo dari jabatan Kepala Biro (karo) Korwas PPNS Bareskrim Polri.

tribunnews
Brigjen Prasetijo Utomo 

TRIBUNSUMSEL.COM - Jenderal polisi bintang satu ikut berperan dalam kaburnya buronan koruptor Djoko Tjandra ke Pontianak sebelum menghilang.

Kapolri Jenderal Idham Aziz mencopot Brigjen Pol Prasetijo Utomo dari jabatan Kepala Biro (karo) Korwas PPNS Bareskrim Polri.

Pencopotan itu termaktub dalam Surat Telegram (TR) Kapolri bernomor ST/1980/VII/KEP./2020 tertanggal Rabu 15 Juli 2020.

Kini, Brigjen Prasetijo Utomo dimutasi menjadi Perwira Tinggi (Pati) Yanma Mabes Polri.

Pencopotan itu dilakukan karena Brigjen Pol Prasetijo Utomo terbukti menyalahgunakan wewenang dengan menerbitkan surat jalan terhadap buronan kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra.

Berdasarkan data dari Indonesia Police Watch (IPW), Prasetijo Utomo lahir di Jakarta 16 Januari 1970.

Dia adalah alumni angkatan polisi (Akpol) pada tahun 1991 yang merupakan teman seangkatan Kabareskrim Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sebelum menjabat Karokorwas PPNS Bareskrim Polri, Prasetijo sebelumnya menjabat sebagai Kabagkembangtas Romisinter Divhubinter Polri.

Ia juga pernah menduduki sejumlah jabatan mulai dari Kapolres Mojokerto Jawa Timur hingga Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur.

Harta Kekayaan

Halaman
1234
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved