Breaking News:

Berita OKI

Ternyata Ada 24 Desa di OKI Belum Teraliri Listrik, Ini Upaya Pemkab Menuntaskannya

Dari 324 desa dan 11 Kelurahan yang tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, masih ada 24 desa belum dialiri listrik

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Winando
Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, Husin 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG-Dari 324 desa dan 11 Kelurahan yang tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, masih ada 24 desa belum dialiri listrik.

Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, Husin membenarkan masih terdapat banyak desa yang belum bisa menikmati sambungan listrik karena lokasi yang cukup sulit.

"Iya karena di Kabupaten OKI, memang banyak daerah terisolir yang lokasinya di perairan seperti Kecamatan Cengal, Kecamatan Tulung Selapan, dan Kecamatan Sungai Menang, karena berada di wilayah yang sulit dan merupakan desa yang berada di wilayah perairan.

"Ditambah tidak ada akses jalan untuk membangun jaringan listrik (PLN)," ucapnya ketika di konfirmasi oleh Wartawan Tribunsumsel.com, Minggu (12/7/2020).

Dijelaskannya, sebenarnya itu sudah menjadi program strategis bupati terkait dengan Desa - Desa yang belum tersambung aliran listrik.

"Ada dua strategi yang telah dilakukan, yaitu membangun jaringan listrik ke lokasi tersebut, namun jika tidak memungkinkan bisa dengan cara menghasilkan listrik dari Pembangkit Listrik tenaga Surya (PLTS)

Seperti beberapa Desa di Kecamatan Air Sugihan, Cengal dan daerah perairan lainnya, sudah banyak yang dipasang aliran listrik menggunakan tenaga surya," ungkapnya.

Ditegaskan Husin, persoalan listrik seharusnya sudah tuntas teraliri di seluruh Desa yang terdapat di Kabupaten OKI, sebelum periode pertama Bupati menjabat.

"Harusnya sekarang sudah tuntas, tinggal lagi akselerasi daerah yang terisolir. Namun kita terganjal permasalahan biaya yang cukup besar jika hanya mengandalkan APBD daerah

Tanpa didukung kucuran dana dari pemerintah provinsi maupun pusat, hal tersebut akan sulit diterapkan," ujar H. Husin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved