Berita Muba

Daftar Wilayah Rawan Bencana Karhutla di Musi Banyuasin (Muba), Kemarau Diprediksi Bulan Agustus

Menurut prediksi musim kemarau masuk pada bulan Agustus-September sehingga pihaknya mempersiapkan segala sesuatu mulai dini.

Editor: Weni Wahyuny
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Kebakaran Hutan 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU — Meski belum memasuki musim kemarau, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Muba mulai mempersiapkan diri menghadapi dan mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Muba.

Di mana, BPBD Muba mengerahkan 125 personil dan memetahkan daerah rawan karhutla.

Kepala BPBD Muba, Jhonni Martohonang AP, mengatakan persiapan mencegah karhutla di Kabupaten Muba saat ini mulai pihaknya persiapkan.

Tangan Ricky Hampir Putus Ditebas dengan Pedang, Dikeroyok setelah Bela Keponakan di Makrayu

Menurut prediksi musim kemarau masuk pada bulan Agustus-September sehingga pihaknya mempersiapkan segala sesuatu mulai dini. 

“Sebanyak 125 personil kita kerahkan tentunya bersama TNI, Polri dalam melakukan pencegahan dan edukasi mengenai bahaya karhutla di Kabupaten Muba. Tim mulai bergerak melakukn edukasi tentunua sesuai protokol kesehatan,” kata Jhonni, Kamis (2/7/20).

Lanjutnya, pihaknya telah memetakan sejumlah wilayah yang masuk kategori rawan bencana karhutla.

Dimana, ada beberapa kecamatan yang rawan yakni Kecamatan Bayung Lencir, Tungkal Jaya, Lalan, dan Sanga Desa.

12 Kecamatan di Palembang Alami Peningkatan Jumlah Positif Covid-19, Kecamatan Ini Paling Banyak

“Personil telah kita tempatkan di sejumlah posko induk dan 8 posko pembantu. Posko tersebut bertujuan agar petugas bisa mensosialisasikan ke masyarakat bahaya karhutla. Mengatasi bencana karhutla pihaknya akan all out 24 jam sesuai instruksi Bupati Muba,” tambahnya.

Sebelumnya, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan Pemkab Muba bersama Forkopimda Muba telah membuat sistem siaga bencana karhutla jika musim kemarau telah datang.

Pelanggan PDAM di Palembang Syok, Tagihan Air Naik Dua Kali Lipat

“Ya, kita bersama Forkopimda terus berupaya mencegah bencana karhutla agar tidak terulang kembali di Kabupaten Muba. Walaupun saat ini masih musim hujan, kita telah membentuk sistem Early Warning bencana karhutla jika sudah memasuki musim kemarau,” kata Dodi.

Belajar dari tahun-tahun sebelumnya terdapat sejumlah kendala dalam mengatasi karhutla, dari sana bisa diambil solusi dalam mencegahnya.

“Muba akan mendapatkan perhatian khusus dari BNPB dalam hal penanggulangan karhutla dalam alokasi khusus untuk penanggulangan karhutla,” jelasnya. (dho/sp)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved