Breaking News:

Berita Palembang

Seorang Ibu Rumah Tangga di Palembang Kedapatan Simpan Sabu di Kaleng Wafer, Akui Barang Titipan

Lanjut Anom mengungkapkan setelah didapatkan barang bukti anggotanya langsung membawa pelaku.

TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI RAMADAN
Nisa pelaku yang kedapatan menyimpan narkoba di rilis di loby Polrestabes Palembang, Rabu (1/7/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Satuan Reserse narkoba Polrestabes Palembang berhasil menangkap seorang ibu rumah tangga bernama Nisa (32), yang kedapatan menyimpan 4 bungkus narkotika jenis sabu dengan bruto 220 gram di dalam rumahnya.

Di rumahnya, ia meletakkan sabu di dalam kaleng wafer. 

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kasat Narkoba Polrestabes Palembang AKBP Siswandi mengatakan, pada hari Rabu (1/7/2020) pukul 10.00 WIB anggota nya melintas di depan kawasan rumah pelaku.

Warga Citra Grand City Dirampok, Mobil Disetop Pelaku yang Mengaku Polisi di Jalan Soekarno Hatta

"Kemudian melihat gerak-gerik pelaku yang mencurigakan sedang berdiri sendirian di depan rumahnya di Jalan Segaran Lr. Ujung Kecamatan IT 2 Palembang, anggota kita langsung melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan di dalam rumahnya, ditemukan satu buah kresek warna hitam yang di dalamnya terdapat kaleng wafer yang berisikan narkotika jenis sabu," ujarnya Rabu (1/7/2020).

Lanjut Anom mengungkapkan setelah didapatkan barang bukti anggotanya langsung membawa pelaku.

"Kita langsung bergerak cepat dan mengamankan pelaku untuk dibawa ke Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut, dan diduga pelaku akan mengecerkan kembali barang-barang tersebut," katanya.

Total 140 Terkonfirmasi Covid-19, Kemuning Masih Tertinggi Kasus Positif Corona di Palembang

Tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sementara itu Nisa mengaku kalau barang tersebut merupakan titipan.

"Saya tau kalau barang tersebut merupakan narkoba, untuk sekali titipan saya mendapatkan upah sebanyak Rp50 ribu dan ini titipan ke tiga," katanya.

Korban menyesali perbuatnnya.

"Saya menyesali perbuatan saya, kalau tau seperti ini lebih baik saya tidak melakukan perbuatan itu," tutupnya.

Penulis: Pahmi Ramadan
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved