Breaking News:

Berita Palembang

Dua dari Empat Terdakwa Kasus Perdagangan Bayi di Palembang Minta Dibebaskan, Sebut Hanya Dititipkan

Dalam pembelaannya, terdakwa Mariam dan Marlina mengaku sama sekali tidak ada niatan untuk terlibat dalam kasus perdagangan bayi.

tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Bayi Lahir 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dua dari empat terdakwa perdagangan bayi meminta untuk dibebaskan dari segala tuntutan yang menjeratnya.

Hal ini disampaikan terdakwa Mariam (63) dan Marlina (38) melalui kuasa hukumnya saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Palembang.

"Karena klien kami merasa apa yang dituduhkan kepadanya tidak terbukti secara hukum. Untuk itu mereka minta untuk dibebaskan," ujar kuasa hukum terdakwa, Hendru Maradikusuma saat hadir dalam persidangan yang digelar secara virtual di pengadilan negeri Palembang, Rabu (1/7/2020).

Dalam pembelaannya, terdakwa Mariam dan Marlina mengaku sama sekali tidak ada niatan untuk terlibat dalam kasus perdagangan bayi.

"Karena mereka hanya dititipkan saja bayi itu. Mereka tidak tahu kalau ternyata (bayi itu) mau dijual," ujar Hendru.

Perampok Warga Citra Grand City Ditangkap, Minta Rekannya Serahkan Diri: Ketimbang Ditembak Mati

Diberitakan sebelumnya, empat ibu rumah tangga yakni Mariam (63), Marlina (38), Darmini (30) dan Sri Ningsih (42) ditangkap aparat kepolisian Polrestabes Palembang lantaran terlibat kasus perdagangan bayi.

Mereka ditangkap pada Senin (13/1/2020) di kawasan Slamet Riady Kelurahan 8 Ilir Palembang.

Kasus ini sempat menghebohkan masyarakat khususnya di kota Palembang.

Sebab salah seorang tersangka yang diamankan yakni Darmini merupakan ibu kandung dari bayi yang baru dilahirkan pada 9 Januari lalu itu.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan dalam melancarkan aksinya, keempat tersangka yang diamankan mematok harga mulai dari Rp.15 juta hingga Rp.25 juta untuk seorang bayi.

Warga Citra Grand City Dirampok, Mobil Disetop Pelaku yang Mengaku Polisi di Jalan Soekarno Hatta

Halaman
12
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved