Berita Kriminal

Ditres Narkoba Polda Sumsel Amankan 2 Kg Lebih Sabu dan 12.528 Butir Ekstasi

Dari 10 laporan dengan 14 tersangka ini, Ditres Narkoba Polda Sumsel berhasil mengamankan 2 kg lebih sabu serta 12.528 butir pil ekstasi

Tribunsumsel
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi didampingi Dir Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu menuturkan ditengah pandemi covid19, Ditresnarkoba Sumsel tidak henti-hentinya menindak para pengguna barang haram narkoba di Sumsel. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Direktorat reserse Narkoba Polda Sumsel mengamankan 14 tersangka dari 10 kasus dari ungkap kasus narkoba di wilayah Sumsel selama bulan Juni 2020.

Dari 10 laporan dengan 14 tersangka ini, Ditres Narkoba Polda Sumsel berhasil mengamankan 2 kg lebih sabu serta 12.528 butir pil ekstasi.

Dari tersangka Madrio Gilang Putra yang ditangkap di Jalan Demang Lebar Daun Kelurahan Lorok Pakjo Kacsmatan IB 1 Palembang pada 19 Juni 2020 pukul 02.00 lalu dengan barang bukti 12 ribu lebih pil ekstasi dan 240 gram sabu.

Dari pengakuan tersangka, bila ia hanya disuruh untuk mengantarkan.

Belum tahu akan dibayar berapa.

"Belum tahu, karena hanya di suruh saja. Orangnya juga tidak ketemu," ungkap tersangka, Selasa (30/6/2020).

Disisi lain, dari 14 tersangka yang diamankan yakni AS dengan barang bukti sabu seberat 500 gram, AI sabu seberat 84,15 gram, RR barang bukti 30 butir pil ekstasi, MI barang bukti sabu 102,7 gram, AP barang bukti sabu seberat 390 gram.

Tersangka AS, OM, dan MH barang bukti sabu 201,52 gram, RT dan RY dengan 1 paket sabu 95,30 gram, IA barang bukti sabu 184,15 gram, dan RY serta DP barang bukti sabu 204 gram.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi didampingi Dir Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu menuturkan ditengah pandemi covid19, Ditresnarkoba Sumsel tidak henti-hentinya menindak para pengguna barang haram narkoba di Sumsel.

"Ditresnarkoba tetap melakukan pengungkapan terhadap kasus narkoba yang ada di wilayah Sumsel ini. Dari hasil tangkapan ini, setidaknya Ditresnarkoba Polda Sumsel berhasil menyelamatkan 37.144 jiwa," ujarnya.

Ungkap kasus yang dilaksanakan ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Ditresnarkoba masih melakukan pendalaman terhadap tersangka apakah memang merupakan sindikat antar provinsi ataupun sindikat antar negara.

"Ke 14 tersangka terancam hukuman seumur hidup bahkan sampai hukuman mati karena telah mengedarkan dan menyalahgunakan barang haram narkoba," pungkasnya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved