Berita Palembang

Buron Sejak 2017, Pelaku Pengeroyokan Anggota Polisi di Palembang Akhirnya Susul Rekan di Penjara

pelaku tertangkap lantaran adanya informasi yang didapatkan anggota Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang, kemudian langsung bergerak cepat untu

TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI RAMADAN
Epik pelaku pengeroyokan terhadap anggota polisi berhasil ditanggkap team Tekab 134 SatReskrim Polrestabes Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Satuan Polrestabes Palembang, berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) pengeroyokan terhadap korban yang merupakan anggota polisi, Robertus Roy Ramadona (33).

Diketahui kejadian pengeroyokan tersebut terjadi di Jalan Palembang Darussalam, samping Monpera, Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I Palembang pada 21 September 2017 lalu sekira pukul 12.30 WIB.

Diketahui pelaku bernama Zulfikar alias Epik (24), warga Jalan Kadir TKR, Lorong Sari Irama, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang.

Ia ditangkap pada Selasa (30/6/2020) pukul 08.00 WIB.

Saya Bingung Mau Ajak Ibu Tinggal di Mana, Curhat Pilu Korban Kebakaran di Rumah Susun 26 Ilir

Warga di Desa Sungai Jernih Dapat BLT Dana Desa hanya Rp280 Ribu Per KK, Padahal Harusnya Rp600 Ribu

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tegaskan Tak Ada Dosen di UIN Raden Fatah Palembang Terpapar Corona

"Kita berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyiannya tanpa adanya perlawanan, pelaku ditangkap lantaran terlibat pengeroyokan terhadap seorang anggota polisi bersama pelaku Dedek yang terlebih dahulu menjalankan hukumanan," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono didampingi Kanit Tekab, Iptu Tohirin, Selasa (30/6/2020).

Lanjut Nuryono, pelaku tertangkap lantaran adanya informasi yang didapatkan anggota Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang, kemudian langsung bergerak cepat untuk menangkap pelaku.

Diketahui sebelumnya pelaku Epik bersama Dedek melakukan pengeroyokan terhadap anggota polisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), karena pelaku Dedek tidak senang dengan korban yang sedang mengendarai mobil berhenti mendadak.

Sudah Dibuatkan Mi karena Mengaku Lapar, Teman Tetangga malah Curi HP Seorang Warga di Kalidoni

"Pada saat kejadian pelaku tidak senang melihat korban berhenti tiba-tiba dan menurut keterangan pelaku kepada kita, pelaku Dedek turun dari mobil angkot jurusan Ampera-Tangga Buntung yang dikendarai pelaku Epik dan langsung berkelahi dengan korban," bebernya.

Melihat temannya berkelahi, lanjut AKBP Nuryono menegaskan, kemudian pelaku Epik saat itu langsung turun dari angkot yang dikendarainya sambil memegang besi kemudian langsung memukul korban di bagian kepala dan badan.

Akibatnya kejadian tersebut korban mengalami luka dibagian kepala, tangan dan badan.

"Berdasarkan laporan korban anggota Reskrim kita langsung melakukan penyidikan dan penyelidikan kemudian berhasil mengamankan pelaku Dedek, dan setelah dilakukan pengembangan team Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang berhasil menangkap pelaku Epik," tegasnya.

Sementara itu, pelaku Epik mengatakan tidak tahu kalau korbannya ternyata seorang anggota kepolisian.

"Pada saat kejadian saya tidak tahu kalau korban seorang polisi, karena melihat teman saya berkelahi, saat itu juga saya ikut membantu dan kemudian kami melarikan diri," tutupnya.

Penulis: Pahmi Ramadan
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved