Berita OKI

Bayi Kembar Usia 7 Bulan Alami Gizi Buruk di OKI, Dinkes Beri Pesan ke Para Orangtua

Selain itu, Iwan juga mengingatkan imbauan kepada para orangtua yang ada di kabupaten OKI untuk rutin membawa anak ke posyandu sehingga kondisi tumbuh

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO DAVINCHI
Kadinkes OKI, Iwan Setiawan mengunjungi rumah bayi kembar yang baru berusia 7 bulan penderita kurang gizi di Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kota Kayuagung, Selasa (23/6/2020) siang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Kabar kurang gizi menimpa bayi kembar yang baru berusia 7 bulan dari pasangan Marhama dan Matjuni, warga Kelurahan Tanjung Rancing, Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan

Kabar tersebut telah sampai ke telinga jajaran Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan mendapatkan perhatian supaya kondisi bayi kembar gizi kurang tersebut cepat-cepat diberi penanganan.

Melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI didampingi tim gizi Kesehatan mengunjungi rumah bayi kembar gizi kurang tersebut.

Palembang Juara 3 Sektor Pasar Tradisional Lomba New Normal, Sementara Kasus Corona Terus Bertambah

Selain menjenguk dan memberikan dukungan moril kepada Marhama dan Matjuni, Kadinkes beserta rombongan juga menyerahkan bingkisan dengan harapan bermanfaat bagi penyembuhan kedua bayi tersebut.

"Kami turut prihatin atas kondisi yang menimpa anak dari Ibu Marhamah dan Bapak Matjuni, ini merupakan tugas kita semua dalam menangani kasus gizi kurang ataupun gizi buruk supaya kejadian serupa tidak terulang di kabupaten OKI," ungkap Kadinkes OKI, Iwan Setiawan, SKM, M.Kes, Selasa (23/6/2020).

Seorang Janda di Palembang Ditinggal oleh Kenalan di Facebook di Jalanan, HP-nya Dibawa Lari

Kecamatan Plaju Paling Banyak Tambahan Kasus Baru Covid-19, Total Positif Corona di Palembang 1.210

Update Selasa 23 Juni Pagi Covid-19 di Palembang, Ilir Timur II Tembus 101 Kasus Positif Corona

Selain itu, Iwan juga mengingatkan imbauan kepada para orangtua yang ada di kabupaten OKI untuk rutin membawa anak ke posyandu sehingga kondisi tumbuh kembang sang anak bisa terpantau.

"Bagi masyarakat Kabupaten OKI, kami himbau untuk rutin memeriksakan anaknya ke posyandu,"

"Karena di Posyandu nanti ada tenaga kesehatan yang akan memantau kondisi tumbuh kembang anak kita, rutin ke Posyandu juga bisa mencegah atau mendeteksi kelainan pada anak kita," jelasnya, dan tak lupa memberi harapan besar serta mendoakan kesembuhan bayi kembar gizi kurang tersebut.

Sebagai orangtua dari bayi yang menderita gizi kurang, Marhamah berterimakasih atas perhatian dari Dinas Kesehatan kabupaten OKI beserta rombongan.

"Saya bersyukur anak kami mendapat perhatian dari keluarga besar dinas kesehatan OKI, kunjungan pemerintah menjadi dukungan bagi keluarga kami," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved