Berita Palembang

HP Baru IRT Dicopet di Pasar 10 Ulu Palembang, Diduga Pelakunya Wanita : Dua Orang Mepet Saya

"Saya sempat merasakan kalau pelaku terus memepet tas saya, namun saya tidak curiga dan mencoba memindahkan tas saya ke bagian depan badan saya,"

Penulis: Pahmi Ramadan | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI RAMADAN
Catur Parwati Susanto korban copet mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk membuat laporan polisi, Jumat (19/6/2020) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Catur Parwati Susanto (43), seorang ibu rumah tangga, warga Jalan Padmajaya Kecamatan Jakabaring Palembang, menjadi korban copet yang dilakukan tiga pelaku wanita saat ia dan anaknya tengah berbelanja.

Parwati dicopet di Jalan KH Azhari, Kecamatan Jakabaring, tepatnya di Pasar 10 Ulu, Jumat (19/6/2020) pukul 07.45 WIB.

"Pada saat kejadian saya dan anak saya sedang membeli masker di pasar tersebut, kemudian saya melihat ada dua wanita yang kira-kira ibu rumah tangga terus memepet badan saya," ujarnya, Jumat (19/6/2020).

6 Kali Dipenjara Masih Tak Kapok, Pria di Palembang ini Lagi-lagi Mencuri untuk Beli Jajan dan Lem

Lanjut korban mengungkapkan, saat itu ada tiga orang wanita, satunya menunggu di motor.

"Kemudian saya dan anak saya mencoba menjauhi pelaku, setelah saya cukup jauh dari pelaku saya baru sadar tas saya sudah terbuka seperti di beset menggunakan senjata tajam," katanya.

Kemudian korban kembali ke TKP untuk mencari pelaku namun pelaku sudah tidak ada.

"Saya sempat merasakan kalau pelaku terus memepet tas saya, namun saya tidak curiga dan mencoba memindahkan tas saya ke bagian depan badan saya," katanya.

Diketahui korban pada saat kejadian menggunakan tas sandang.

Akibat kejadian tersebut korban kehilangan satu unit handphone Vivo S1 warna skyline warna blue dengan total kerugian mencapai Rp4 juta.

Kecamatan Kemuning Terbanyak Positif Covid-19, Jumlah Tertinggi hingga Terendah Corona di Palembang

Tidak terima menjadi korban copet lantas korban bersama dengan anaknya mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk membuat laporan polisi.

"Handphone itu baru saya beli, dan saya berharap pelaku tertangkap dan bertanggungjawab," tutupnya.

Sementara itu, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan curat yang dialami korban.

"Laporan korban sudah diterima anggota piket kita, selanjutnya laporan korban akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang," tutupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved