Masalah Baru Muncul Bagi Kontingen Sumsel Usai Penundaan PON XX Papua, KONI Tak Ingin Paksa Atlet

Masalah Baru Muncul Bagi Kontingen Sumsel Usai Penundaan PON XX Papua, KONI Tak Ingin Paksa Atlet

Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Novaldi Hibaturrahman
Sekretaris Umum KONI Sumsel Suparman Romans 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG- Penundaan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX yang sedianya akan berlangsung pada Oktober 2020 ternyata menimbulkan persoalan lain (11/6).

Permasalahan tersebut yakni terkait persiapan para atlet-atlet dengan kondisi pandemi Covid-19 yang belum usai hingga saat ini.

Sekretaris Umum KONI Provinsi Sumatera Selatan, Suparman Romans mengatakan jika kondisi sudah benar-benar normal pihaknya ingin agar atlet yang lolos kualifikasi PON ke XX di Papua untuk berlatih sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

Namun, dengan situasi pandemi Covid-19 yang belum berhenti memakan korban saat ini pihaknya mengambil kebijakan dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

"Sebetulnya kalau kondisi sudah normal kita ingin atlet kembali sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh pelatih tapi karena ada pandemi Covid-19 ini kita juga harus tetap menjaga protokol kesehatan," ujar Suparman Romans

Lebih lanjut, Suparman menambahkan dengan situasi seperti ini pihaknya tidak ingin memaksakan para atlet untuk berlatih sesuai dengan standar latihan biasa.

"Kita tidak ingin atlet kita ini nanti dipaksakan untuk berlatih berdasarkan sesuai dengan standar latihan ternyata kesehatan dan keamanan mereka tidak kita jaga ini sama saja kita berspekulasi dengan resiko yang tinggi," bebernya.

Sekretaris Umum KONI Sumsel tersebut meminta melalui bidang Pembinaan Prestasi serta kepada pelatih yang menangani atlet-atlet yang lolos ke PON yang akan bergulir pada tahun 2021 mendatang agar dapat mengatur jadwal dan pola latihan sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini.

"Jadi tetap kita ikuti protokol kesehatan dan kita meminta melalui binpres dan kepada para pelatih yang menangani atlet-atlet yang lolos PON ini untuk bisa mengatur jadwal dan pola latihannya," pungkasnya.

KONI Provinsi Sumsel secara umum menargetkan untuk dapat memperbaiki posisi dari pelaksanaan PON sebelumnya di Jawa Barat pada tahun 2016, dimana saat itu Provinsi Sumatera Selatan menempati urutan ke 21 dengan perolehan 6 medali emas.

"Secara umum target kita adalah meningkatkan posisi kita (Sumsel) dari PON tahun 2016 di jawa barat supaya bisa lebih meningkat," ungkapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved