Breaking News:

PSBB Palembang

Pemkot Palembang Evaluasi PSBB, Apakah Perlu Dilanjutkan Tahap Ketiga atau Tidak

Berdasarkan data sebaran Covid-19 terbaru ini jumlah kasus terkonfirmasi 692 orang, dirawat 450 orang, sembuh 215 orang dan meninggal 27 orang

HUMAS PEMKOT PALEMBANG
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pemerintah Kota Palembang terus mematangkan persiapan new normal.

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, Selasa (9/6/2020) mengatakan, new normal merupakan tatanan kehidupan baru.

Artinya masyarakat harus taat akan kebersihan diri dan lingkungan yang mengedepankan protokol kesehatan.

"Meski new normal ini belum bisa kita memastikan kapan dimulai, namun new normal ini mau tidak mau harus kita persiapkan dengan matang. Masyarakat harus siap dengan tatanan baru," jelasnya.

Diakuinya, penerapan new normal memang tidak mudah.

Harus terbukti dari menurunnya angka sebaran dan masyarakat pun siap menerapkan.

"Harus juga ada laporan ke pusat dan kajian, Pemkot tidak langsung menerapkan, tapi juga mendengarkan pendapat dari berbagai pihak, seperti ekonomi, kesehatan dan lainnya," katanya

Pemerintah Kota Palembang juga masih akan tetap melihat keberhasilan dari penerapan PSBB yang telah dilakukan dan berharap penerapan PSBB dapat betul-betul sesuai harapan.

Pihaknya juga akan mengevaluasi apakah PSBB akan dilanjutkan ke tahap ketiga.

"Setelah kita jalani proses PSBB ini dengan baik dan masyarakat betul-betul menyadari makna dari protokol kesehatan dan berubah polanya, tentu harapan kita grafik Covid-19 ini dapat menurun dan kita persiapkan New Normal," katanya.

Seperti yang diketahui, berdasarkan data sebaran Covid-19 terbaru ini jumlah kasus terkonfirmasi 692 orang, dirawat 450 orang, sembuh 215 orang dan meninggal 27 orang.

"Kalau nanti New Normal disetujui dan telah dilakukan kajian oleh berbagai pihak, aktivitas masyarakat tetap diperhatikan dengan protokol kesehatan."

"Pekerjaan yang bisa diatasi di rumah, tetap bekerja dari rumah, kami berharap aktivitas siswa sekolah yang bertemu orang banyak untuk dikurangi," tutupnya. (SP/ Rahmaliyah)

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved