Breaking News:

PSBB Palembang

PSBB Palembang Tahap Kedua Berjalan, Ini Cara Kafe Layani Pengunjung

Seperti memakai masker untuk para pegawai, pengunjung, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum masuk ke tempat tersebut.

Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Siemen Martin
TRIBUNSUMSEL/M.A.FAJRI
JEMBATAN AMPERA - Dua orang sedang melihat jembatan Ampera dari Dermaga Point. Jembatan Ampera merupakan ikon kota Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua di Palembang telah dimulai dari 3 Juni lalu hingga 16 Juni 2020

Beberapa tempat umum pun sudah dibuka kembali seperti tempat ibadah.

Tempat wisata, dan tempat makan seperti cafe namun walau sudah buka tempat tempat ini harus mematuhi protokol kesehatan yang ada.

Seperti memakai masker untuk para pegawai, pengunjung, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum masuk ke tempat tersebut.

Paldjoe Koffie misalnya tempat ngopi yang berada di Jalan Ahmad Yani no 24 F Plaju Palembang ini buka seperti biasa namun jam operasional diubah.

"Kalau masa PSBB ini kami buka dari pukul 16.00-22.00 biasanya buka dari pukul 15.00-00.00 (12 malam)," ujar owner Pladjoe Koffie, Mr Pulungan, Minggu (7/6/2020).

"Buka seperti biasa ini tetap dengan protokol kesehatan ya, seperti pegawai, pengunjung kami harus pakai masker, tempat kami juga sering dibersihkan, dan menjaga jarak," katanya.

Selama PSBB pihaknya juga tetap memanfaatkan jasa ojek online untuk pemesanan online.

"Kami melayani take away dan pemesanan via aplikasi ojek online sekalian bantu abang ojeknya karena di masa pandemi Covid 19 ini mereka gak bisa narik hanya memanfaatkan pesanan dari pelanggan," katanya.

Sama seperti Pladjoe Koffie, Sucang Aa Palembang yang menjual minuman serba kacang dan roti panggang ala Korea ini buka seperti biasa namun hanya melayani 1-2 orang yang minum atau makan di tempat.

"Kami buka seperti biasa dari pukul 11.00 hingga 20.00. Dan karena masih PSBB kami lebih melayani take away, pesanan juga banyak datang dari aplikasi ojek online," kata Owner Sucang Aa Palembang M Ikhsan Kamil.

Pelanggan atau ojek online yang datang ke tempatnya wajib memakai masker dan menjaga jarak. Yang datang wajib pakai masker dan menjaga jarak selain itu kami hanya melayani 1-2 orang saja bagi yang mau makan di tempat," ujar alumni Politeknik Sriwijaya ini. (Elm)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved