Berita Palembang

Buron Usai Bobol Rumah, Pria di Palembang Akhirnya Ditangkap, Hasil Habis Untuk Foya-foya

Buron Usai Bobol Rumah, Pria di Palembang Akhirnya Ditangkap, Hasil Habis Untuk Foya-foya

Tribunsumsel.com/ Pahmi Ramadan
Ardiansyah DPO pembobolan rumah kosong ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Palembang, Sabtu (6/6/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - DPO pembobolan rumah bernama Ardiansyah (42) warga Jalan Radial, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Ilir Barat ini diringkus Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Palembang, Sabtu (6/6/2020).

Pria yang berprofesi sebagai juru parkir ini ditangkap lantaran terlibat pembolan rumah kosong bersama temannya Eyik yang terlebih dahulu tertangkap.

Diketahui aksi kedua pelaku terjadi pada Selasa, (20/8/2019) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Radial, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I kota Palembang.

Kejadian bermula saat korban pulang kerumah kontrakannya di TKP, kemudian korban melihat pintu kontrakannya terbuka, setelah korban masuk ke dalam rumahnya terlihat sudah dalam keadaan berantakan.

Akibat kejadian tersebut korban kehilangan barang-barang miliknya berupa satu set kursi dan meja rotan, satu buah open merk hock, dan satu buah termos nasi merk lionstar dengan total kerugian sekitar Rp. 10 juta.

Kemudian korban membuat laporan ke Polrestabes Palembang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Katim Resmob, Aipda Agus Akbar mengatakan berbekal informasi dari rekan pelaku yang terlebih dahulu tertangkap Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Palembang langsung melakukan penyidikan dan penyelidikan kemudian berhasil mengamankan pelaku Ardiansyah tidak jauh dari kawasan rumahnya.

"Pada saat dilakukan penangkapan pelaku tidak melakukan perlawanan sehingga memudahkan kita membawanya ke Polrestabes Palembang untuk pengembangan lebih lanjut," kata Agus, Sabtu (6/6/2020).

Sementara itu pelaku Ardiansyah saat ditemui mengatakan, pada saat menjalakan aksinya ia hanya menunggu diluar, kemudian temannya yang terlebih dahulu tertangkap masuk ke dalam rumah tersebut.

"Melihat rumah tersebut kosong saya dan teman saya langsung melakukan aksi kami, kemudian hasil penjualan barang tersebut kami jual dan kami bagi rata, kalau saya uang hasil penjualan tersebut saya gunakan untuk berpoya-poya" katanya.

Korban menyelasi perbuatannya.

"Kalau tau seperti ini lebih baik saya tidak melakukan perbuatan itu, dan saya menyelasal," tutupnya.

Penulis: Pahmi Ramadan
Editor: Slamet Teguh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved