Dulu Penghasilannya Rp 100 Juta per Bulan, Kini Jatuh Miskin Jadi Tukang Cincau Namun Ngaku Bahagia

Dari yang dulunya bergaji 100 juta perbulan, kini Hasanudin jatuh miskin sebagai penjual es cincau.

Tangkap layar YouTube/Gavy Story
Hasanudin saat berjualan es cincau 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Jika kita melihat penjual es cincau di Sukabumi, Jawa Barat tak ada yang aneh.

Akan tetapi bila ditelusuri ternyata ia dulunya adalah seorang manajer.

Dulunya memanglah seorang manajer di salah satu diskotik Ibu Kota, pria 66 tahun bernama Hasanudin ini. 

Namun, roda kehidupan Hasanudin telah berputar 180 derajat.

Dari yang dulunya bergaji 100 juta perbulan, kini Hasanudin jatuh miskin sebagai penjual es cincau.

Melalui video yang diunggah kanal Youtube Gary Story, ia menceritakan jatuh bangun kehidupannya.

Hasanudin bercerita, awalnya semua berjalan baik dengan gaji yang dia dapatkan saat itu.

Penghasilan 100 juta perbulan bisa ia gunakan untuk apa saja, termasuk memanjakan istri dan anak.

Rumah mewah dan mobil juga sudah ia punya.

Saking bergelimangnya harta Hasanudin, banyak rekan-rekan yang datang untuk berutang.

Alhasil, uangnya pun semakin menipis hingga ia bahkan sampai pernah menumpuk utang hingga Rp 3 miliar.

Mulai dari situ kehidupannya pun berubah.

Konflik rumah tangga mulai muncul hingga akhirnya Hasanudin dan istrinya bercerai.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved