Breaking News:

Personil Polda Sumsel dan Jajaran Latihan Tata Cara Memandikan Jenazah Meninggal karena Covid-19

Sehingga, penanganan jenazah Covid-19 dengan benar dan virus yang ada di dalam jenazah tidak menyebar.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/M ARDIANSYAH
Personil Polda Sumsel dan jajaran, diajarkan bagaimana melakukan penanganan terhadap jenazah Covid19 sebelum dimakamkan. Sehingga, penanganan jenazah Covid19 dengan benar dan virus yang ada di dalam jenazah tidak menyebar. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pandemi Covid-19 yang saat ini sedang terjadi, membuat Polda Sumsel mengambil langkah agar personilnya di lapangan bisa berperan dalam penanganan korban yang meninggal karena Covid-19.

Personil Polda Sumsel dan jajaran, diajarkan bagaimana melakukan penanganan terhadap jenazah Covid19 sebelum dimakamkan.

Sehingga, penanganan jenazah Covid-19 dengan benar dan virus yang ada di dalam jenazah tidak menyebar.

BREAKING NEWS : Heboh Penemuan Mayat Wanita di Gumay Talang Lahat, Kepala Dipotong, Pinggul Dibacok

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri mengungkapkan, pelatihan pemulasaraan dan pemandian jenazah Korban Covid-19 bagi anggota Polri sangat berguna dan dapat diterapkan saat berada di lingkungan masyarakat dari sisi agama pemulasaraan dan pemandian Jenazah hukumnya Fardu Qifayah.

"Semoga para peserta dari personil Polda Sumsel dan Polrestabes serta Polres yang mengikuti pelatihan ini dapat mengikuti dan melaksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya ujarnya. Karena, ini sangat bermanfaat terlebih saat wabah seperti ini," ujar Kapolda, Jumat (29/5/2020).

Peserta dalam kegiatan ini merupakan perwakilan dari personil Satker Polda sebanyak 23 orang dan 52 orang personil dari Polrestabes dan Polres Jajaran Polda Sumsel.

Waspada Jambret di Palembang !, Pria Ini Dijambret di Jalan Slamet Riady IT III setelah Ngopi

Dr Indra Sakti Nasution SpF menjelaskan, pasien yang meninggal karena Covid-19 harus dilakukan penanganan secara serius agar virus itu tidak menyebar dan menjangkit terhadap orang yang mengurusnya ataupun warga sekitar.

"Dari Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan tata cara tentang kepengurusan jenazah yang meninggal karena Covid19.  Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengurus jenazah yang meninggal karena Covid19. Pengurusan jenazah pasien Covid19 dilakukan petugas kesehatan yakni rumah sakit yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan atau aparat yang telah ditunjuk," katanya.

Dr Indra menjelaskan, jenazah pasien Covid-19 ditutup dengan kain kafan atau bahan dari plastik yang tidak dapat tembus air. Dapat juga jenazah ditutup dengan bahan kayu atau bahan lain yang tidak mudah tercemar.

Jenazah yang sudah dibungkusz tidak boleh dibuka lagi kecuali dalam keadaan mendesak seperti autopsi.

UPDATE 29 Mei Pagi: Sembuh 72, Meninggal 16, Data Sebaran ODP, PDP dan Positif Covid-19 di Palembang

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved