Berita Palembang

Terlilit Utang Pinjaman Online, Warga Palembang Ini Nekat Curi Uang Kekasih

Terdesak utang pinjaman online, Dadang Febrianto (33 tahun), nekat mencuri uang milik kekasihnya sendii

TribunJualBeli.com
Terdesak utang pinjaman online, Dadang Febrianto (33 tahun), nekat mencuri uang milik kekasihnya sendiri. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Terdesak utang pinjaman online, Dadang Febrianto (33 tahun), nekat mencuri uang milik kekasihnya sendiri.

Warga Jalan Gelora, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, ini ditangkap Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang.

Kepada petugas, Dadang mengakui perbuatannya mencuri uang senilai puluhan juta rupiah milik sang kekasih melalui kartu ATM dan kartu kredit, pada 9 Maret lalu

"Waktu itu, saya ambil kartu ATM dan kartu kredit tanpa sepengetahuan pacar saya," kata Dadang saat diamankan di Mapolrestabes Palembang, Kamis (28/5/2020).

Dengan dua kartu drive thru tersebut, Dadang menguras uang sebesar Rp 20 juta dari kartu kredit.

Ia juga mengambil uang Rp 400 ribu dari kartu ATM.

Pencuri Sarang Burung Walet di Cengal OKI Ditangkap, 1 Tersangka Masih Buron

"Saya gesek tunai dua kali pakai kartu kredit, masing-masing Rp 10 juta. Setelah itu sekali transaksi tarik uang lewat kartu ATM," ujar Dadang.

Setelah mendapatkan uang tunai sebesar Rp 20,4 juta dari tiga kali transaksi tersebut, Dadang mengaku menggunakannya untuk membayar utang pinjaman online sebesar Rp 20 juta.

Sedangkan sisanya Rp 400 ribu digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk membeli susu untuk anak.

"Anak saya empat, yang paling kecil perempuan umur 6 bulan. Saya sangat butuh uang," kata pria yang telah menduda sejak beberapa bulan lalu itu.

Merasa Berbibir Imut, Inul Daratista Kecanduan Oplas Challenge : Kok Bisa Canggih Ya

Diakuinya, setelah menguras uang milik sang kekasih, Dadang membuang kedua kartu drive thru tersebut hingga akhirat ia diamankan petugas.

"Kartu ATM dan kredit sudah saya buang setelah mengambil uang tersebut," kata dia.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang melalui Kasubnit Pidum, Ipda Andrian mengatakan, tersangka masih diperiksa oleh petugas.

"Pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik," kata Andrian saat dihubungi via telepon.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved