Berita Viral

Presiden Austria Alexander van der Bellen Minta Maaf, Setelah Melanggar Aturan Corona di Negaranya

Presiden Austria Alexander van der Bellen minta maaf, setelah dia melanggar jam malam untuk mencegah virus corona

REUTERS PHOTO/LEONHARD FOEGER
Presiden Austria, Alexander van der Bellen 

TRIBUNSUMSEL.COM - Wabah corona masih menghantui seluruh negara di dunia.

Adanya pandemi membuat seluruh negara menerapkan aturan masing-masing agar memutus rantai covid-19.

Meski menjabat sebagai orang nomor satu di negaranya, tak membuat seorang Presiden melakukan kesalahan.

Hal itulah yang dialami oleh Presiden Austria.

Presiden Austria Alexander van der Bellen minta maaf, setelah dia melanggar jam malam untuk mencegah virus corona.

UPDATE Corona Sumsel 25 Mei : Tambahan 76 Kasus Positif, Total Jadi 812 Kasus

Dijemput Paksa, Istri Habib Bahar Samakan Suaminya Seperti Kisah Penculikan Para Jenderal di Film

Van der Bellen kedapatan bertahan di sebuah restoran yang berlokasi di ibu kota Wina, di mana seharusnya tutup pada pukul 23.00.

Presiden Austria berusia 76 tahun itu mengaku, dia sampai tidak tahu waktu karena mengobrol dengan seorang teman di restoran Italia.

Austria merupakan satu dari negara pertama di Eropa yang langsung menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona.

Negara itu juga menjadi salah satu yang melonggarkannya.

Perkumpulan hingga 10 orang mulai diizinkan sejak awal Mei lalu.

Halaman
12
Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved