Berita Palembang

Pencuri Motor di Palembang Babak Belur, Dikeroyok dan Dijemput Paksa Korban Bersama Temannya

Sepuluh hari setelah aksi penggelapan tersebut, rumah Novri di kecamatan Sukarami didatangi sekelompok orang pada Senin (25/5/2020) pagi

Tribun Sumsel/ Agung Dwipayana
Setiawan pelaku penggelapan babak belur setelah dihajar oleh pemilik motor kemudian diserahkan ke Polrestabes Palembang, Senin (25/5/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Wajah Setiawan pelaku penggelapan babak belur setelah dihajar oleh pemilik motor.

Setiawan (26 tahun), warga Sukarami ini harus membayar mahal perbuatannnya.

Selain babak belur dihajar, ia juga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi.

Setiawan mengakui, pada 14 Mei lalu, ia meminjam sepeda motor milik Novri saat sedang berada di Jalan Veteran.

"Saya niatnya mau ambil motor itu. Lalu saya temui dia (Novri) dan bilang ke dia, motor saya kehabisan bensin. Saya perlu motor untuk beli bensin," kata Setiawan saat diamankan di Mapolrestabes Palembang, Senin (25/5/2020).

Novri yang sudah tak asing dengan tersangka, lalu meminjamkan sepeda motor miliknya.

Begitu sepeda motor diserahkan, tersangka lalu membawa kabur sepeda motor matic milik Novri tersebut.

"Saya langsung kabur dan menjual motor itu," ungkap tersangka.

Tersangka mengaku menemui seseorang bernama Rendi di Jalan Radial dengan tujuan ingin menjual motor hasil curian tersebut.

Berkat bantuan Rendi, motor matic tersebut dijual seharga Rp 1 juta kepada seseorang.

Halaman
12
Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved