Corona di Musi Rawas

Pemkab Musi Rawas Anggarkan Rp133,7 Miliar untuk Tangani Covid-19, Berencana Gratiskan Tagihan PAM

Adapun untuk tahap atau putaran kedua, kata H Aidil Rusman, Pemkab Musirawas menyiapkan anggaran sebesar Rp87,16 miliar dari total yang dianggarkan te

SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
H Aidil Rusman, Ketua Unit Logistik Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Musi Rawas. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS - Untuk penanganan Covid-19, Pemkab Musirawas menganggarkan dana dengan total sebesar Rp133,7 Miliar.

Dari jumlah tersebut, baru terealisasi sebesar Rp4,5 miliar yang digunakan untuk kesehatan, jaring sosial dan penanganan dampak ekonomi, yang mencakup tiga instruksi presiden.

Demikian dikatakan Ketua Unit Logistik Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Musi Rawas, H Aidil Rusman.

Kabar Baik, Enam Warga Terpapar Covid-19 Di Lubuklinggau Dinyatakan Sembuh Jelang Lebaran

80 Jasad Ditemukan dari Puing-puing, Pesawat Pakistan Airlines Jatuh, Adakah Korban dari Indonesia ?

Adapun rincian penggunaan anggaran sebesar Rp4,5 miliar tersebut ujarnya, adalah berupa belanja tak terduga seperti untuk bidang kesehatan sebesar Rp2,02 miliar yang digunakan untuk pembelian alat kesehatan mulai dari Alat Pelindung Diri (APD) dan alat kesehatan lainnya.

Selanjutnya Rp2 miliar digunakan Dinas Sosial untuk membangun jaring sosial dan penanganan dampak ekonomi dengan penyaluran bantuan sosial (Bansos) di tahap pertama untuk 19.900 kepala keluarga (KK).

62 Sembuh dan 11 Meninggal, Update ODP, PDP dan Positif Covid-19 di Palembang Sabtu 23 Mei Pagi

“Untuk Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) sebesar Rp 200 juta digunakan untuk kegiatan penyemprotan Disinfektan di 14 kecamatan. Hal ini sudah dilakukan dua putaran. Kemudian untuk operasional posko dan petugas BPBD. Kemudian Rp280 juta diperubtukkan 14 kecamatan yang juga digunakan untuk pencegahan dini dalam penanggulangan covid-19,” kata H Aidil Rusman.

Adapun untuk tahap atau putaran kedua, kata H Aidil Rusman, Pemkab Musirawas menyiapkan anggaran sebesar Rp87,16 miliar dari total yang dianggarkan tersebut.

Fenomena Matahari Lockdown Pertanda akan Timbul Bencana di Muka Bumi ? Ini Penjelasan LAPAN RI

Anggaran tersebut akan digunakan untuk bantuan sosial, pembelian alat kesehatan, pengadaan alat radiologi, biaya operasional RSUD dr Sobirin dan menyiapkan RS Muara Beliti untuk dijadikan sebagai fasilitas darurat atau ruang isolasi.

“Termasuk juga ventilor ruang isloasi dan tempat tidur, kemudian penyiapan tempat karantina di Wisma Silampari dan Hotel Cozy untuk warga yang berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP), baik biaya hotel, biaya makan dan vitamin untuk orang dikarantina,” katanya.

Sedangkan untuk tahap ketiga nantinya ungkap H Aidil Rusman, Pemkab Musirawas menyiapkan anggaran sebesar Rp41,7 miliar untuk belanja tidak terduga yang dicadangkan.

Namun penggunaannya melihat perkembangan Covid-19 di Kabupaten Musirawas, baik untuk bidang kesehatan, jejaring sosial dan dampak ekonomi.

“Selain itu, kalau pemerintah pusat menggratiskan tagihan PLN, maka Pemkab Musirawas mengambil kebijakan untuk penggratisan tagihan PAM selama tiga bulan (April, Mei dan Juni) untuk 32.323 sambungan rumah (SR) dengan kategori rumah tidak mampu. Dimana tagihan tersebut ditalangi oleh Pemkab Musirawas yang dibebankan dalam dana penanganan Covid-19,” katanya. (ahmad farozi/sp)

Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved