Negara ini Kewalahan Hadapi Virus Corona, Mayat Tergeletak di Jalan & Terjepit di Antara Mobil

Banyaknya jenazah yang tak terurus lantaran rumah sakit di Ekuador kewalahan dengan gelombang pasien maupun korban meninggal yang bertambah.

STR/MARCOS PIN/AFP VIA GETTY IMAGES via TribunTimur
ILUSTRASI - Mayat korban Virus Corona dibiarkan tergeletak selama 3 hari di luar klinik tertutup di Guayaquil, Ekuador (3/4/2020) 

TRIBUNSUMSEL.COM - Masyarakat dunia dibuat pilu dengan kenyataan yang terjadi di Amerika Selatan, tepatnya di Ekuador.

Di negara itu, jenazah-jenazah korban virus Corona tergeletak di jalanan.

Banyaknya jenazah yang tak terurus lantaran rumah sakit di Ekuador kewalahan dengan gelombang pasien maupun korban meninggal yang bertambah.

Rumah sakit maupun rumah duka tak mampu menangani semua jenazah korban virus Corona.

Wakil Presiden Ekuador, Otto Sonnenholzner, pun meminta maaf.

Baru-baru ini peristiwa serupa terjadi di Brazil.

Seperti diketahui, Brazil merupakan salah satu negara yang menempati posisi teratas paling parah terdampak Covid-19.

Data hingga Jumat (22/5/2020) menunjukkan negara ini berada di urutan ketiga setelah Amerika dan Rusia.

Brazil mencatatkan kasus positif sebanyak 310.090 kasus, dengan jumlah kematian sebanyak 20.047 orang.

Melansir Mirror.co.uk via Intisari ( grup TribunJatim.com ), setelah lebih dari 20.000 orang meninggal akibat penyakit ini di Brazil, ditemukan jenazah seorang pria yang telah ditinggalkan di jalan selama 30 jam.

Halaman
1234
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved