Mahasiswa di Bengkulu Dibunuh 2 Pasangan Kencannya Secara Sadis, Mayat Korban Dibuang ke Sungai

Nasib tragis menimpa seorang mahasiswa di Bengkulu berinisial WA (22), Rabu (20/05/2020).

PAUL FAITH / AFP
Kelompok LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transjender) meluapkan kegembiraan mereka setelah hasil referendum yang digelar di Irlandia menunjukkan sebagian besar warga negeri itu mendukung legalisasi pernikahan gay. 

Laporan Wartawan Grid.ID, Arif Budhi Suryanto

TRIBUNSUMSEL.COM - Nasib tragis menimpa seorang mahasiswa di Bengkulu berinisial WA (22), Rabu (20/05/2020).

Gara-gara cinta satu malam, WA tewas dibunuh secara tragis di Desa Susup, Kecamatan Merigi Sakti, Kabupaten Bungkulu Tengah.

Pelaku tak lain adalah MS (18) dan AI (20), dua pasangan sesama jenis korban WA.

Melansir dari Kompas.com, pembunuhan ini telah direncanakan kedua pelaku secara matang.

Motifnya, kedua pelaku mengaku sakit hati karena korban tidak membayar mereka usai berhubungan badan.

"Pembunuhan direncanakan, pelaku mengaku sakit hati karena tidak dibayar usai melakukan hubungan badan," terang Kasatreskrim Polres Bengkulu Tengah Iptu Rahmat.

Pembunuhan dilakukan keduanya di sebuah pondok di kebun dekat bendungan PLTA Musi.

Kedua pelaku membunuh WA dengan cara dicekik dengan ikat pinggang dan memukulnya dengan besi shock breaker sepeda motor.

MS (18) dan AI (20), pelaku pembunuhan WA diringkus pada Kamis (21/05/2020).
MS (18) dan AI (20), pelaku pembunuhan WA diringkus pada Kamis (21/05/2020). (Humas Polda Bengkulu)

Setelah itu, mayat WA dibuang kedua pelaku ke sungai. Polisi pun hingga saat ini masih mencari mayat WA.

"Setelah mendapatkan laporan, kamu lakukan olah TKP dan penelusuran mengarah ke dua tersangka," terang Rahmat.

Halaman
12
Editor: Moch Krisna
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved