Tinju

Meski Sudah Uzur, Pertarungan Antara Mike Tyson vs Evander Holyfield Tetap Bakal Menjadi Laga Gila

Meski Sudah Uzur, Pertarungan Antara Mike Tyson vs Evander Holyfield Tetap Bakal Menjadi Laga Gila

Boxing News
Pertarungan antara Evander Holyfield vs Mike Tyson di Ring Tinju 

TRIBUNSUMSEL.COM- Promotor tinju ternama, Frank Warren, menilai duel Mike Tyson kontra Evander Holyfield akan menjadi duel yang gila.

 
Jagad tinju dunia tengah dikejutkan dengan rencana kembalinya dua legenda kelas berat, Mike Tyson dan Evander Holyfield, untuk naik ring lagi.

Baik Mike Tyson dan Evander Holyfield sama-sama memamerkan dan meyakinkan kepada publik bahwa teknik bertarung mereka belum sepenuhnya luntur.

Bagaimana tidak? Mike Tyson dan Evander Holyfield sama-sama mengunggah potongan video latihan mereka melalui media sosial dalam waktu yang hampir berdekatan.

Hal tersebut membuat publik menilai bahwa keduanya akan kembali bertanding dan bertukar pukulan untuk yang ketiga kalinya.

Spekulasi dan rumor laga trilogi antara Mike Tyson dan Evander Holyfiel tersebut juga telah sampai ke telinga promotor tinju ternama, Frank Warren.

Pria asal Inggris itu menilai bahwa pertandingan Mike Tyson kontra Evander Holyfield akan menjadi hal yang gila jika melihat usia keduanya.

Saat ini Si Leher Beton telah berusia 53 tahun sedangkan Evander Holyfield sudah mencapai usia 57 tahun.

"Ini akan menjadi sebuah pertunjukan yang gila," kata Frank Warren, dilansir BolaSport.com dari Talksport.

"Saya tidak ingin melihat seorang pria berusia 53 tahun bertarung melawan pria berusia 57 tahun," imbuhnya.

Walaupun kedua petinju itu mampu meraih penjualan tiket yang menggiurkan, Frank Warren tetap tidak akan tertarik dengan laga tersebut.

"Jelas tidak perlu seorang jenius untuk mengetahui bahwa mereka baik-baik saja," imbuh pria berusia 68 tahun itu.

Namun demikian, Frank Warren tetap akan membiarkan laga itu berjalan apabila hanya untuk tujuan pertunjukkan.

"Lain ceritanya jika itu hanyalah pertandingan ekshibisi. Jika mereka akan melakukan itu, maka biarkan saja," ucapnya.

Editor: Slamet Teguh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved