Kecam China, Donald Trump Blak-blakan Sebut Beijing Sudah Lakukan Pembunuhan Massal di Seluruh Dunia

China kembali dikecam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, atas pandemi virus corona baru, dan menyalahkan Beijing

appleinsider.com
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- China kembali dikecam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, atas pandemi virus corona baru, dan menyalahkan Beijing atas "pembunuhan massal di seluruh dunia".

"Beberapa orang gila di China baru saja merilis pernyataan yang menyalahkan semua orang selain China atas Virus yang kini telah membunuh ratusan ribu orang," kata Trump dalam akun Twitter-nya, Rabu (20/5/2020). 

"Tolong, jelaskan kepada orang bodoh ini bahwa itu adalah "ketidakmampuan China", dan tidak ada yang lain, yang melakukan pembunuhan massal di seluruh dunia ini!" imbuh dia seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Donlad Trump awalnya mengecilkan keseriusan ancaman dan mengatakan berulang kali bahwa China sedang menangani wabah virus corona.

 

Dia kemudian berpaling menyalahkan China karena membiarkan penyebaran ke seluruh dunia.

Dia juga mengancam akan menghentikan pendanaan AS untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atas apa yang dia katakan adalah bantuannya kepada China dalam menutupi tingkat penyebaran virus corona.

Kalahkan Donald Trump Sebagai Petahana

Kandidat calon presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dari Partai Demokrat, sedang berusaha keras untuk mengalahkan petahana Donald Trump yang kembali berlaga dalam gelangang pencapresan Amerika Serikat pada 3 November 2020 mendatang. 

Biden akan berupaya menyerang Trump dengan memanfaatkan isu soal China yang saat ini digunakan Donald Trump untuk mendulang  popularitasnnya.

Mengutip Reuters, Rabu (13/5), penasihat Senior Joe Biden, Jake Sullivan, mengatakan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memanfaatkan rasa permusuhan orang Amerika yang semakin besar terhadap China karena wabah virus corona

Halaman
123
Editor: Moch Krisna
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved