Corona di OKU

Pemkab OKU Siapkan Lahan Khusus Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Talang Aman

Pemakaman khusus ini berlokasi di Talang Aman, satu areal dengan RPH (Rumah Pootng hewan) di Kelurahan Batukuning Kecamatan Baturaja Barat,OKU, Sumsel

Editor: Wawan Perdana
Sripo/ Leni Juwita
Bupati OKU Drs H Kuryana Azis saat meninjau lahan yang dicadangkan untuk pemakaman jenazah positif-covid 19. di Talang Aman, Rabu (20/5/2020) 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA-Pemkab OKU menyiapkan lahan kuburan untuk mengantisipasi penolakan pemkaman jenazah postif covid-19.

Hal itu dikatakan Bupati OKU Drs H Kuryana Azis saat meninjau lahan yang dicadangkan untuk pemakaman jenazah positif-covid 19.

Pemakaman khusus ini berlokasi di Talang Aman, satu areal dengan RPH (Rumah Pootng hewan) di Kelurahan Batukuning Kecamatan Baturaja Barat,OKU, Sumsel.

Ikut serta meninjau lokasi, Dandim 0403/OKU Letkol Arh Tan Kurniawan, Kapolres oKU AKBP Arif Hidayat Ritonga, Asisten I Slamed Riyadi.

Dikesempatan itu Bupati mengatakan, sejauh ini warga Kabupaten OKU sangat kooperatif.

“Kita berharap semua pasein yang terpapar covid-19 semuanya sembuh,” harap Bupati.

Namun tidak ada yang bisa memprediksi kapan wabah ini akan berakhir dan bagaimana situas kedepannya.

Selaku Ketuga Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 semua harus dipersiapkan termasuk kemungkinan ada penolakan dari warga saat ada pemakaman jenazah positif covid-19.

“Lahan ini kita siapakan, kalau ada penolakan dari warga. “ Tegas Bupati.

Namun apabila keluarga ahli musibah minta dimakamkan dikampung halamannya dan tidak ada penolakan dari warga maka dipersilakan dimakamkan sesuai permintaan keluarga.

Dengan syarat tetap melakukan protokuler Covid-19 dan ada dipandu oleh tim Satgas Covid-19 yang sudah di SK kan Bupati.

Untuk pemkaman jenazah positif covid-19 ini diketuai oleh Dandim OKU selaku wakil Ketua Satgas Percepatan Penanagan Covid-19 Kabpaten OKU.

Lokasi pemakaman yang diperuntukan khusus jenazah postitif covid-19 jika ada penolakan warga ini berada dikawanan RPH dilahan sluas 4 Ha jauh dari pemukiman penduduk.

Bupati juga memerintahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk segera melakukan pembersihan tempat dan membuka akses jalan yang menuju lokasi tempat pemakaman.

Saat ini kondisi lahan masih berupa semak belukar yang ditumbuh dan baru dibuka jaan setapak.

Nantinya setelah dibersihkan jalan akan bisa dilewati mobil pembawa jenazah sampai kelokasi.

Lokasi ini merupakan yang paling strategis dan mudah dijangkau dibandingkan lahan milik Pemda lainnya.

Kemudian medannya tidak terlalu sulit, lahannya cenderung datar. (SP/ Leni Juwita)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved