Breaking News:

Anggota DPRD Pasaman yang Lawan Petugas PSBB Membangkang, Berani Lawan Instruksi Partai Prabowo

Anggota DPRD Pasaman yang Lawan Petugas PSBB Membangkang, Berani Lawan Instruksi Partai Prabowo

Editor: Siemen Martin
Partai Gerindra
Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Pasaman, Sumatera Barat, Martias memaki petugas PSBB saat diingatkan memakai masker, Selasa (12/5/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Martias Anggota DPRD Pasaman dari Fraksi Partai Gerindra diberi sanksi surat peringatan dua dan terancam pergantian antar waktu (PAW).

Karena mengabaikan surat peringatan pertama, Martias tidak menjalani sanksi membagikan masker dan sembako kepada masyarakat.

Selain itu, Martias juga tidak menjaga sikap karena berkeinginan melaporkan petugas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Agam.

"Betul dia sudah minta maaf, tapi dia tidak menjaga etika karena ingin membawa persoalan cekcok ke polisi," kata Ketua DPC Gerindra Pasaman, Bustomi yang dihubungi Kompas.com, Rabu (20/5/2020).

Selain itu, menurut Bustomi, Martias juga tidak menjalani sanksi membagikan masker dan sembako kepada masyarakat.

Saat diklarifikasi, kata Bustomi, yang bersangkutan tidak datang sehingga dikeluarkan surat peringatan kedua.

"Dipanggil secara resmi tidak datang sehingga kita keluarkan SP dua," kata Bustomi.

Menurut Bustomi, surat peringatan kedua ditandatanganinya pada Selasa (19/5/2020) kemarin.

Jika yang bersangkutan masih tidak menjalani sanksi dan tidak menjaga etika, Martias terancam PAW.

"Kita akan panggil setelah SP dua ini. Jika tidak datang dan masih membangkang, kita usulkan PAW ke DPP Gerindra," jelas Bustomi.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved