Berita Muara Enim

Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah, Malik Bertahan Hidup dengan Mencari Barang Bekas

Warga RT 14 Desa Tegal Rejo Kecamatan Lawang Kidul ini sehari-hari berprofesi sebagai pencari barang rongsokan

Tribun Sumsel/ Ika Anggraini
Malik (78 tahun), warga RT 14 Desa Tegal Rejo Kecamatan Lawang Kidul ini sehari-hari berprofesi sebagai pencari barang rongsokan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM-Menjalani kehidupan yang keras sudah biasa dialami oleh Malik (78 tahun).

Warga RT 14 Desa Tegal Rejo Kecamatan Lawang Kidul ini sehari-hari berprofesi sebagai pencari barang rongsokan.

Malik tinggal bersama istrinya dan satu orang anak laki-lakinya di dalam sebuah rumah yang hanya berdindingkan papan bekas.

"Saya sudah terbiasa dengan kehidupan keras, apalagi disituasi seperti saat ini, dimana semua serba kekurangan,"ungkapnya saat dijumpai Selasa (19/5/2020).

Bertambah 7 Kasus Positif Corona di Musirawas, Termasuk 2 Bayi Usia 14 Hari dengan Transmisi Lokal

Dijelaskan Malik, setiap hari ia keliling mencari barang rongsokan untuk dikumpulkan dan kemudian di jual.

"Kalau dulu hasilnya sebulan paling dapat sekitar Rp 500 ribu- Rp 600 ribu, kadang tidak sampai Rp 500 ribu, hasil rongsokan inilah untuk membiayai hidup kami sehari-hari,"katanya.

Ia juga mengungkapkan jika pendapatannya tersebut sangatlah tidak cukup untuk membutuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Ya ditengah harga barang serba mahal saat ini,kalau dibilang cukup ya tidak cukup,namun mau bagaimana lagi, tidak ada pekerjaan lain, dan lagian mana ada yang mau mempekerjakan saya diusia saya yang sudah lanjut, dengan mencari rongsokanlah saya bisa menghidupi anak dan istri saya,"katanya.

Dijelaskan Malik, ditengah adanya wabah virus Corona ini, penghasilannyapun menurun drastis.

"Tidak ada Corona, hidup kami sudah susah, ditambah adanya corona ini jadi makin susah, rongsokan yang didapatpun sedikit,"katanya.

Pulang Dari Palembang, Warga Muara Enim Positif Corona Hingga 4 Tenaga Medis RS HM Rabain Terinfeksi

Ditengah pandemi ini lanjutnya ia sangat berharap mendapat bantuan baik dari pemerintah maupun perusahaan.

"Kemarin kami dapat bantuan Sembako dari PT SBS, baru itulah bantuan yang kami terima, sebelumnya kami belum pernah dapat bantuan dari manapun, padahal terus terang, kami sangat berharap bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah,"katanya.

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved