Di Tengah Covid, Kabupaten Banyuasin Jadi Harapan Dalam Ketersediaan Pangan di Sumsel

Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH, MH melakukan Video Conference dengan Menteri Pertanian, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo

SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Bupati Banyuasin Askolani 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH, MH melakukan Video Conference dengan Menteri Pertanian, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH MSi MH sekaligus melaporkan terkait kesiapan Pangan Kabupaten Banyuasin ditengah Pandemi Covid- 19 di Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Selasa (12/5).

Disampaikan dalam Vidcon ini bahwa Kabupaten Banyuasin surplus pangan sebesar 419.770 ton, dengan ini Kabupaten Banyuasin menjadi harapan masyarakat di Sumatera Selatan untuk ketersediaan Padi Trans ditengah Covid 19 melanda.

“Untuk itu kami sangat ingin meningkatkan produksi Gabah dengan berbagai upaya agar produksi Padi di Kabupaten Banyuasin akan terus meningkat dan memiliki kualitas yang baik tentunya,” ucapnya.

“Untuk peningkatan Gabah, kami membutuhkan bantuan dari Kementerian alat Panen modern. Karena dapat disampaikan bahwa Petani disini masih menggunakan cara tradisional,” harapnya.

“Mengingat luas tanam di Kabupaten Banyuasin seluas kurang lebih 235 ribu hektar, sudah terbesar di Indonesia. Jadi harapan kami pun sangat besar agar Kementerian Pertanian memberikan perhatian lebih kepada Petani dan Sistem Pertanian yang ada disini,” tutupnya.

Didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin, Irian Setiawan, SH., M.Si., Kepala OPD Kabupaten Banyuasin, Kepala SMK PP Sembawa, Ir. Mottibi’i MP, Kapolsek Rambutan, AKP, Makmun, Camat Rambutan, Adi Rosyadi, dan Kepala Desa Sungai Pinang, Sustrianti.

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved