Cerita Ketelatenan Kemas Andi Syarifuddin Merawat Al Quran Bertinta Emas

HINGGA kini sejarah kejayaan kesultanan Palembang Darussalam di Bumi Sriwijaya masih terus dilestarikan. Salah satunya seperti peninggalan kesultanan

ISTIMEWA
Alquran bertinta emas peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam. 

HINGGA kini sejarah kejayaan kesultanan Palembang Darussalam di Bumi Sriwijaya masih terus dilestarikan.

Salah satunya seperti peninggalan kesultanan Islam di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) yakni, kitab suci Al Quran berukir tinta emas.

Al Quran tinta emas ini disimpan oleh Kemas Andi Syarifuddin yang merupakan keturunan dari khatib penghulu dan pengurus Masjid Agung Palembang di masa Kesultanan Palembang Darussalam.

Saat disambangi di rumahnya, terlihat pula sebanyak 10 buku kitab suci Al Quran dan 90 buku manuskrip sejarah keislaman peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam masih tertata rapi di lemari etalasenya di kediamannya, di Jalan Faqih Jalaluddin 19 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang.

Kemas mengatakan ketika berusia 21 tahun, dirinya diamanatkan oleh kakeknya Kyai Kemas Haji Umar untuk meneruskan menjaga buku peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam tersebut.

Dan pada 1990 saat dirinya kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, kakeknya mengamanatkan Al Quran tinta emas dan manuskrip tersebut kepadanya.

"Kebetulan saya juga mempelajari ilmu Islam di kampus, peninggalan buku tersebut sangat membantu saya saat kuliah. Usia buku dan Al Quran tinta emas yang sangat tua, membuat saya harus merawat dengan sangat telaten," ujar pria berusia 49 tahun ini.

Al Quran tinta emas ini tulisannya dari Arab Melayu, dan diperkirakan sudah berusia lebih dari 200 tahun sejak dibuat di masa Kesultanan Palembang Darussalam.

Bahan baku kertas Al Quran ini ternyata dikirim dari Eropa sedangkan tinta emasnya berasal dari leburan emas 18 karat di masa itu. Sampul depan Al Quran juga berasal dari leburan lempengan emas.

Dan tulisan tinta emas ini hanya ditemui di tiga bagian dari lembaran Al Quran. "Di bagian depan yang bertuliskan Surat Alfatiha dan Alif Lam Mim,” katanya.

Halaman
123
Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Ray Happyeni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved