Berita Palembang

Ribuan Paket Sembako Segera Dibagikan Langsung ke Rumah Warga Palembang

Puluhan ribu paket sembako dari Pemerintah Kota Palembang segera didistribusikan ke masyarakat.

Sripo/ Rahmaliyah
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengecek data penerima bantuan paket sembako di Kelurahan Tuan Kentang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Puluhan ribu paket sembako dari Pemerintah Kota Palembang segera didistribusikan.

Nantinya paket-paket sembako ini akan diantarkan door to door langsung ke rumah warga oleh RT, Bhabinsa serta Bhabinkamtibmas

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, Pemkot Palembang mengambil langkah ini agar masyarakat tetap berada di rumah demi sama-sama memerangi pandemi Covid-19.

"Nantinya paket sembako ini diantar oleh tiga orang. Tiap paket yang diantar masing-masing Rp 2000 untuk ongkos dalam arti mereka menyampaikan langsung ke masyarakat," ujarnya.

Meski tak menyebutkan besaran anggaran yang disiapkan Pemkot Palembang, terkait biaya antar yang akan diberikan kepada tiga petugas.

Namun, setidaknya ada 49.669 paket bagi masyarakat terdampak Covid-19 yang mulai distribusikan oleh petugas saat ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Palembang, Zainal Abidin mengatakan, meminta agar RT yang sebagai salah satu petugas dalam penyaluran distribusi untuk menempel data Dinsos yang menerima bantuan.

"Ini untuk mencegah miskomunikasi/kericuhan di lapisan masyarakat. Sebab, RT riskan disalahkan bila ada data warga yang mungkin belum masuk sehingga tak menerima bantuan, padahal RT hanya menerima data dari Dinsos. Jadi, kalau datanya ditempel RT tidak repot. Kalau ada yang belum masuk tapi dia laik terima kan bisa diusulkan kembali," jelasnya.

Sebagai fungsi pengawasan, DPRD meminta agar data segera didahukukan agar RT/RW bisa melakukan verifikasi.

Maka, Lurah/kecamatan/RT bisa melihat siapa saja yang menerima dan memverifikasi kembali data yang diberikan oleh Dinsos.

"Kalau ada yang meninggal/tidak laik terima jadi bisa diketahui, RT itu riskan disalahkan. Karenanya, kami juga buat surat terbuka agar jangan saling menyalahkan Pemda setempat. Dinsos juga harus update data terbaru agar tepat sasaran," tutupnya.  (SP/ Rahmaliyah)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved