Bantuan Terdampak Corona

Ponjen Amal Bina Insani Palembang Rangkul 35 Relawan Sebar 428 Paket Sembako Lebaran

Seiring terdampaknya penghasilan masyarakat akibat krisis wabah covid-19 virus corona,

ABDUL HAFIZ
Ketua Pembina Yayasan Ponjen Amal Bina Insani Palembang HM Yusuf Usman MEng Sc didampingi Sekretaris Umum Ir H Nuruddin Hanafiah MT dan salah seorang donatur menyerahkan bantuan para donatur melalui program rutinnya Ramadhan Ceria 1441 H, Jumat (8/5/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG --- Seiring terdampaknya penghasilan masyarakat akibat krisis wabah covid-19 virus corona, Yayasan Ponjen Amal Bina Insani (PABI) Palembang menyalurkan bantuan para donatur melalui program rutinnya Ramadhan Ceria 1441 H, Jumat (8/5/2020).

Sebanyak 428 paket Iftar dan paket Fitri Peduli Pandemik Virus Corona penyampaian perdana paket Idul Fitri 1441 H/2020 M untuk kaum dhuafa dan fisabilillah. 

"Program ini rutin tahunan yang keenam. Yang tahun ini kita mendapat bantuan donatur sebanyak 428 paket sembako dengan nilai rata-rata Rp 100 ribu. Beras, gula, dll," ungkap Ketua Pembina Yayasan Ponjen Amal Bina Insani Palembang HM Yusuf Usman MEng Sc didampingi Sekretaris Umum Ir H Nuruddin Hanafiah MT.

Dijelaskannya, untuk pendistristribusiannya sendiri sesuai dengan seruan pemerintah di masa pandemi covid-19 virus corona, sehingga tidak tertumpu di satu titik, melainkan melalui 35 relawan.

"Alhamdulillah pendistribusian sembako ini dibantu 35 relawan di 35 titik di Kota Palembang," jelas Yusuf.

Menurutnya, Ponjen Amal Bina Insani ini sebagai fasilitator menyalurkan bantuan donatur. 

"Salah satunya di sini ada Pak Basyaruddin dari CSR Kessos donatur pribadi sebanyak 128 paket," katanya.

Ir Basyaruddin Ahmad MSc, salah satu donatur berharap bisa turut berkontribusi melalui Ponjen Amal Bina Insani. 

"Kami berterima kasih diundang bisa turut membantu kiranya bisa meringankan beban masyarakat terdampak covid-19 ini. Alhamdulillah pada 15 ramadhan ini berkesempatan menyalurkan ini," kata Basyaruddin selaku pembina CSR Milenial Sumsel. 

Santunan ditujukan diprioritaskan kepada pegawai/buruh harian lepas, janda, yatim, Da‘i/guru ngaji, Marbot, Pedagang asongaan, pemulung, dll. (Abdul Hafiz)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved