Antisipasi Virus Corona

Desainer Tria Gunawan Luncurkan APD Pribadi Cegah Penularan Corona, Bisa Dipakai Berkali-kali

Desainer busana khas Palembang, Tria Gunawan, kembali berinovasi meluncurkan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) pribadi.

Sripo/ Jati Purwanti
Desainer busana khas Palembang, Tria Gunawan, kembali berinovasi meluncurkan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) pribadi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Desainer busana khas Palembang, Tria Gunawan, kembali berinovasi meluncurkan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) pribadi.

Berbahan parasut yang tahan air (waterproof) menjadikan APD pribadi ini aman dari droplet dan bisa dipakai berkali-kali.

Tria mengatakan tujuannya memproduksi pakaian ADP ini adalah setiap orang yang mengenakannya bisa terlindungi dari virus yang kemungkinan didapat saat berada di tempat umum seperti pasar dan fasilitas publik lainnya.

"Meski pandemi Covid-19 tapi kita tetap sekali-kali kadang harus ke pasar untuk belanja kebutuhan pokok atau ke tempat umum."

"Saya pikir pakai masker saja belum cukup karena tempat tersebut ramai. Jadi, saya produksi APD pribadi ini," kata Tria, Kamis (7/5/2020).

Selain dari bahan parasut yang tidak kaku dan nyaman digunakan, produk APD ini dapat pula disetrika agar tampilannya tetap rapi.

Terdiri dari warna netral seperti cokelat, abu-abu, merah marun dan biru tua memungkinkan APD pribadi ini bisa digunakan berbagai kalangan pria maupun wanita.

"Jadi, dengan pilihan warna yang tersedia APD pribadi ini bisa digunakan oleh siapa saja," jelas Tria.

Menariknya lagi, calon konsumen bisa memesan bentuk APD sesuai keinginan.

Misalnya konsumen bisa memesan bentuk APD untuk atasan saja atau sepasang atasan dan bawahan.

Untuk harga, produk ini dibanderol dengan harga Rp200 ribu per potong.

"Setelah pandemi virus Corona ini berakhir, APD pribadi ini pun bisa digunakan sebagai jas hujan APD yang multifungsi." ujar Tria.

Sekadar informasi, sebelumnya Tria juga telah memproduksi baju hazmat bagi petugas medis yang ditawarkan dengan harga Rp100 ribu per potong.

Harga yang dipatoknya tersebut ditujukan sebagai harga produk donasi sehingga memang lebih murah dibandingkan harga pasaran.(SP/ Jati Purwanti)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved