Breaking News:

Teror Hantui dr Tirta, Kaca Mobil Dipecah Laptop Dan Dokumen Semua Raib, Begini Kronologi Lengkapnya

Bersyukur nyawanya masih aman, dr Tirta hingga menyebutkan bahwa teror itu nyata.Beberapa jam lalu, dr Tirta baru mampir dari minimarket

YouTube ILC
Di ILC, dr Tirta serang Jubir Jokowi Fadjroel Rachman soal Achmad Yurianto 

"Iseng ngobrol. Ternyata omset pedagang angkringan yg kebanyakan dari jawa tengah ini, anjlok drastis. Mereka patuhi aturan pemerintah, pake masker, cuci tangan, ga mudik," lanjut dr Tirta.

Diceritakannya, tidak ada gofood / grabfood kerjasama sama angkringan. "So tau lah susahnya mreka kaya apa. So kami insiasi ide #LARISIANGKRINGAN," tulisnya.

dr Tirta kemudian memutuskan membeli semua dagangannya, dan membagikan ke pemulung, manusia gerobak, yang biasa kalo malem baru keluar.

"Murah kok, ga perlu donasi2 an ini. Monggo. Pedagang ini ga bisa mudik, so semoga gerakan #larisiangkringan bisa ngebantu mreka survive di jakarta, dan berikan nasi nya ke orng sekitar kalian yg layak diberikan," tulis dr Tirta.

Menurut dr Tirta, Gerakan ini sepele kok. Beli di angkringan. Bagikan ke orang di jalanan. "Penerima bantuan nasi bungkus dan sate2, ga kami foto karena privasi mereka, selamat melakukan," katanya.

Sebelumnnya, Musisi I Gede Ari Sutisna alias Jerinx SID menggelar diskusi dan debat terbuka dengan dr Tirta Mandira Hudhi (28) di live media sosial instagram, Rabu (29/4/2020).

Dalam debat dan atau diskusi terbuka tersebut, Jerinx SID dan dr Tirta Mandira Hudhi membahas soal permasalahan wabah virus corona atau covid-19 sampai teori konspirasi di Indonesia.

Jerinx SID dan dr Tirta - Jerinx SID mengaku emosi saat dr Tirta memintanya untuk tidak berpendapat soal Covid-19.
Jerinx SID dan dr Tirta - Jerinx SID mengaku emosi saat dr Tirta memintanya untuk tidak berpendapat soal Covid-19. (Instagram @jrxsid via Tribunnews.com)

Dr Tirta mengatakan bahwa narasi negatif itu diduga muncul sejak virus corona atau covid-19 mewabah Indonesia.

"Jadi terkesan disini dari awal, ada narasi yang terkena covid-19 ini akan mati. Narasi itu yang ketakutan," kata dr Tirta.

"Padahal dalam data, yang meninggal dunia kebanyakan yang usianya diatas 49 tahun dan memiliki penyakit bawaan," tambahnya.

Halaman
1234
Editor: Moch Krisna
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved