Ada Pembagian Sembako di Luar PKH Palembang, Harnojoyo Mulai Bahas Mekanisme Distribusi

Walikota Palembang H Harnojoyo, melalui rapat koordinasi penanganan Covid-19 yang membahas mekanisme pendistribusian sembako bantuan

ISTIMEWA
Walikota Palembang H Harnojoyo, melalui rapat koordinasi penanganan Covid-19 yang membahas mekanisme pendistribusian sembako bantuan Presiden Republik Indonesia (RI) dan koordinasi teknis lainnya menyampaikan bahwa akan ada bantuan sembako untuk masyarakat Palembang yang terdata di luar PKH dari Presiden Republik Indonesia. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Walikota Palembang H Harnojoyo, melalui rapat koordinasi penanganan Covid-19 yang membahas mekanisme pendistribusian sembako bantuan Presiden Republik Indonesia (RI) dan koordinasi teknis lainnya menyampaikan bahwa akan ada bantuan sembako untuk masyarakat Palembang yang terdata di luar PKH dari Presiden Republik Indonesia.

"Melalui rapat koordinasi bersama Kepala Sekretariat Presiden, beliau menyampaikan akan ada bantuan paket sembako dari bapak Presiden yang akan didistribusikan kepada masyarakat di luar bantuan PKH dan di luar bantuan yang diberikan Pemerintah kota," kata H. Harnojoyo usai rapat Video Conference bersama kepala Sekretariat Presiden RI di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang, Selasa (05/05).

Disampaikan H. Harnojoyo, bantuan yang rencananya akan didistribusikan kepada masyarakat Palembang tersebut rencana akan mulai di drop sejak hari ini.

"Tanggal 5 Mei, barang ini akan di drop dari Jakarta segera mungkin. Untuk teknis pembagian, sama seperti pembagian sembako biasa. Jadi nanti akan kita pertanggung jawabkan by Name by Addres," katanya.

Menurut Walikota dua priode tersebut, saat ini masih banyak data yang diusulkan oleh oleh RT dalam permintaan masyarakat terhadap bantuan dalam pandemi Covid-19 saat ini.

"Masih banyak data yang diusulkan oleh RT terkait tentang permintaan masyarakat," ujarnya.

H. Harnojoyo juga menjelaskan, bahwa terdapat banyak perbedaan antara bantuan Pemerintah kota Palembang dengan bantuan dari Presiden Republik Indonesia, baik dari kemasan, hingga isi dari setiap bantuan tersebut.

"Untuk bantuan dari Pemkot dan dari Presiden memiliki perbedaan, baik dari isi maupun kemasan. Untuk bantuan Presiden, yaitu 10 kilogram beras, 1 kilo minyak dan juga ada 1 kotak teh celup yang diberikan untuk 5.000 data. Nanti yang mengatur tergantung Pemerintah kota," jelasnya.

"Nanti akan kita rapatkan lagi. Dan semua bantuan ini harus butuh pengawasan kita bersama. Tolong juga untuk kita semua berperan supaya pendistribusian ini betul betul sampai," tegasnya.

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved