Breaking News:

Berita Kodam Kodim

563 Pemuda Lulus Seleksi Jadi Prajurit TNI

Meski sempat beberapa kali tertunda karena Pandemi Covid19, akhirnya bisa dilaksanakan sidang Pantukhir Tingkat Pusat penerimaan Tamtama

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan saat melakukan tes Pantukhir 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebanyak 563 peserta dinyatakan lulus pada Sidang Pemilihan Tingkat Pusat Penerimaan Calon Tamtama (CATA) Prajurit Karier (PK) TNI AD Tahun 2020 Subpanpus Kodam II Sriwijaya yang dipimpin langsung Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan.

Meski sempat beberapa kali tertunda karena Pandemi Covid19, akhirnya bisa dilaksanakan sidang Pantukhir Tingkat Pusat penerimaan Tamtama.

Merebaknya penyebaran Covid-19 di Indonesia saat ini tentunya berdampak cukup signifikan terhadap pelaksanaan program kegiatan TNI AD tahun 2020, tidak terkecuali kegiatan penerimaan CATA PK TNI AD Gelombang I Tahun 2020 yang telah dilaksanakan sejak bulan Februari 2020 lalu.

"Pangdam menyampaikan, pelaksanaan kegiatan penerimaan calon Tamtama kali ini pasti lebih berat dan memiliki resiko yang tinggi terhadap kemungkinan penyebaran dan penularan Covid-19. Namun demikian sebagai insan prajurit, harus menyadari bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bagian tugas pokok yang harus dilaksanakan dalam rangka menyiapkan kekuatan pertahanan untuk meningkatkan kekuatan operasional TNI AD, sehingga siap menghadapi segala kemungkinan perkembangan situasi global," ujar Kapendam II Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan, Senin (5/5/2020).

Para peserta yang mengikuti sidang Pantukhir ini merupakan calon-calon Tamtama terbaik.

Mereka telah melewati seluruh tahapan pemeriksaan awal, yang sangat ketat dan teliti, meliputi aspek administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi (MI), dan psikologi, yang dilaksanakan secara obyektif dan transparan.

Para calon Tamtama yang dinyatakan lulus pada Sidang Pemilihan Tingkat Pusat atau Sidang Panitia Penentuan Akhir (Pantukhir) ini, selanjutnya akan mengikuti pendidikan Secata selama 5 bulan, yang rencananya akan dibuka pada tanggal 6 Mei 2020 mendatang di Dodik Secata Rindam II Sriwijaya.

"Proses penerimaan prajurit senantiasa dilaksanakan secara transparan serta objektif, sesuai standar dan norma yang telah ditentukan. Kodam ingin hanya calon yang berkualitas, memenuhi persyaratan dan terbaiklah yang layak lulus,” kata Djohan.

Djohan juga menjelaskan, kebijakan pimpinan TNI AD di bidang personel, khususnya pada penerimaan calon Tamtama kali ini, lebih mengedepankan aspek keterwakilan putra daerah.

Para peserta sidang yang diajukan ini merupakan calon-calon terbaik yang berasal dari perwakilan Kodim-Kodim di wilayah Sumbagsel yang telah melaksanakan seleksi pengecekan awal yang dilaksanakan secara objektif dan transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved