Cerita Khas Palembang

25 Tahun Jadi Dosen, Ini Cerita Arniza Nilawati Menjalankan Tugas Barunya Sebagai Anggota DPD

Perempuan yang akrab disapa Nila ini hadir secara live di Youtube Tribun Sumsel dan Sripoku TV Ramadan Virtual Fest 2020

ISTIMEWA
Bekerja dengan hati, moto inilah yang membuat seorang Arniza Nilawati SE MM sekarang bisa duduk di Dewan Perawakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Komite 4. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bekerja dengan hati, moto inilah yang membuat seorang Arniza Nilawati sekarang bisa duduk di Dewan Perawakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Komite 4.

Perempuan yang akrab disapa Nila ini hadir secara live di Youtube Tribun Sumsel dan Sripoku TV Ramadan Virtual Fest 2020.

Ia berbicara banyak hal salah satunya bagaimana ia bisa beralih tugas dari tenaga pengajar yang terjun ke dunia politik.

"25 tahun mengajar di Universitas Muhammadiyah sampai saat ini walau dialihtugaskan disebut sebagai cuti di luar tanggungan karena sekarang menjabat anggota DPD RI jadi saat ini stop sementara tapi sempat dipanggil sebagai dosen tamu juga," ujar ibu dua anak ini, Senin (4/5/2020).

Ia mengatakan kehidupannya mengalir seperti air dan tidak pernah menyangka bisa terjun ke politik.

"Tak pernah berpikir harus pindah ranah karena ya itu tadi background saya dunia pendidikan tapi saya lihat politik ini sebagai tantangan," ujarnya.

"Sebelum terjun ke dunia politik, dulu saya pernah jadi petugas tenaga administrasi kantor pusat adm Universitas Muhammadiyah, menjabat adm keuangan di RS Muhammadiyah," katanya.

Ia mengaku pada awal masuk ke dunia politik merasa asing.

"Tertekan dengan kondisi karena politik itu kan berbeda dengan kehidupan saya sehari hari, daily activitynya jelas kalau kerjaan saya sebelumnnya sedangkan di politik tidak seperti itu tapi karena saya sudah terjun saya tidak boleh setengah setengah," jelasnya.

"Dan alhamdulillah suami dan kedua anak saya mendukung pekerjaan saya saat ini walau harus pulang pergi Jakarta-Palembang tapi saat ini alhamdulillah saya bisa puasa bareng keluarga di Palembang," katanya.

Arniza Nilawati SE MM
Arniza Nilawati SE MM (ISTIMEWA)

Suami Nila juga selalu mengatakan bahwa ketika dikasih kesempatan oleh masyarakat harus diperjuangkan.

"Kalau kitanya gak mau yang muncul ke permukaan adalah kesombongan. Maka dari itu saya bisa bekerja hati yang lega," ujarnya

"Yakinlah, khususnya untuk wanita bahwa Allah memberikan yang terbaik buat kita ketika mendapat kesempatan lakukan dengan hati bahwasanya tidak terkontaminasi yang sifatnya materi karena Allah sudah kasih jalannya ke kita," katanya.

Bercita-cita itu boleh tapi seorang wanita itu harus bisa jalan sesuai dengan kiprah. "Bekerjalah dengan hati," tutupnya. 

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved